Berita Viral
KRONOLOGI Nenek Tarsiah Ditemukan Tewas Dengan Tangan dan Kaki Terikat di Kamar Rumah
Seorang nenek tewas dengan kondisi badan diikat di rumahnya di Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang nenek tewas dengan kondisi badan diikat di rumahnya di Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang.
Jasad nenek Tarsiah (72) telah dimakamkan pada Jumat (17/4/2026).
Nenek Tarsiah merupakan korban perampokan disertai pembunuhan di rumahnya.
Sebelumnya Tarsiah ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya dengan kondisi tangan dan kaki terikat.
Saat ditemukan, kondisi kamar dan lemari dalam keadaan berantakan.
Korban diduga menjadi sasaran perampokan yang disertai kekerasan.
Dari lokasi kejadian, uang tunai sekitar Rp30 juta dan perhiasan emas seberat 50 gram dilaporkan hilang.
Baca juga: Lirik Lagu Karo Setia Sampai Akhir yang Dipopulerkan oleh Giba Ginting
Baca juga: PILU SISWI SMP di Cilacap Korban Rudapaksa Ayah Kandung Melahirkan di Kamar Mandi Rumah, Ibunya Syok
Berdasarkan keterangan, saat kejadian korban berada seorang diri di dalam kamar karena kondisi kurang sehat.
Sementara itu, suami dan anggota keluarga lainnya tengah mengikuti kegiatan doa bersama terkait rencana keberangkatan haji salah satu anggota keluarga.
Saat keluarganya kembali, betapa terkejut lantaran Tarsiah sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kini korban telah dimakamkan di TPU setempat. Pemakaman dilakukan tak lama setelah proses autopsi selesai dilaksanakan di RS Bhayangkara Indramayu.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan dihadiri puluhan warga dan keluarga.
Suasana duka menyelimuti keluarga besar korban yang masih terpukul atas kematian Tarsiah yang dinilai tidak wajar.
Suami korban, Ridho, turut mengantar jenazah hingga ke liang lahat. Ia tampak tertunduk berlinang air mata atas kepergian sang istri yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat di dalam kamar.
"Perasaannya sedih. Berlebihan sekali pelaku sampai mengikat tangan dan kaki, bahkan tubuhnya ditutup kasur. Ini sangat kejam," ujar Ridho usai pemakaman, dikutip dari TribunJabar pada Jumat (17/4/2026).
Ridho berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut. Ia ingin mengetahui siapa yang telah menghabisi nyawa istrinya.
"Engga tahu siapa pelakunya, tapi saya ingin tahu dan berharap segera tertangkap," katanya.
Hal serupa disampaikan Roni, kerabat korban. Ia meminta aparat penegak hukum bertindak cepat dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.
"Harapan kami, pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai perbuatannya," ujarnya.
Peristiwa ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Subang, AKP Edi Juhaidi, menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
"Untuk sementara masih dalam penyelidikan, mohon doanya semoga cepat terungkap," ujarnya.
Baca juga: Binjai City Raih Juara Tiga Liga 4 Sumut
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-lampung.com
| SATU Pelaku Curanmor Tewas Dianiaya Warga di Lampung Tengah, Polisi Minta Jangan Pakai Kekerasan |
|
|---|
| DAFTAR Nama 8 Korban Tewas Jatuhnya Helikopter Airbus H130 PK-CFX di Sekadau Kalimantan Barat |
|
|---|
| NENEK Aniaya Cucunya Hingga Tewas Cuma Gegara Tak Nurut Disuruh Makan dan Tidur, Tubuh Penuh Lebam |
|
|---|
| TERKUAK Fakta Sidang Bripda Nael Simanungkalit Tewas di Mes Polda, Sudah Terkapar Tetap Dipukuli |
|
|---|
| Egi Fazri Nangis Dihujat Usai Sibuk Klaim Dirinya Mirip Vidi Aldiano, Janji Tak Lagi Tiru Konten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/korbanpembunuhanasdf.jpg)