Berita Viral
Bripda Arawna Sihombing Tersangka Penganiayaan yang Berujung Kematian Bripda Natanael Simanungkalit
Bripda AS sebagai tersangka penganiayaan berujung kematian terhadap juniornya, Bripda Natanael Simanungkalit
TRIBUN-MEDAN.COM - Polda Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan Bripda Arawna Sihombing alias Bripda AS sebagai tersangka penganiayaan berujung kematian terhadap juniornya, Bripda Natanael Simanungkalit, yang terjadi di Mes Bintara Muda Polda Kepri, Senin (13/4/2026) lalu.
Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, mengatakan, setelah penetapan (tersangka) ini, penyidikan masih terus dilakukan penyidik dengan mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti tambahan.
Nona menegaskan, penyidik saat ini masih melakukan pendalaman untuk dapat memastikan ada atau tidaknya tersangka lain dalam kasus ini.
Dalam perkara ini, tersangka dijerat dengan Pasal 466 ayat (3) KUHP sesuai laporan yang diterima penyidik.
Namun, kepolisian membuka kemungkinan adanya perubahan atau penambahan pasal, bergantung pada hasil penyidikan lanjutan.
"Perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan dan terhadap AS telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pidana umum. Untuk saat ini, kami belum bisa menyampaikan secara pasti terkait kemungkinan adanya tersangka baru," ujar Nona, Jumat (17/4/2026).
"Semua masih dalam proses pendalaman berdasarkan fakta-fakta yang dikumpulkan penyidik," tuturnya.
Bripda AS dijadwalkan menjalani sidang kode etik profesi Polri.
Komisi sidang etik disebut telah dibentuk berdasarkan surat perintah Kapolda.
"Sidang kode etik profesi akan segera dilaksanakan. Dari situ nanti akan terlihat bagaimana putusan terhadap yang bersangkutan secara internal," jelasnya.
Lebih lanjut, Nona mengungkapkan adanya satu individu lain berinisial SRP yang berada di lokasi kejadian.
Namun, yang bersangkutan diketahui justru membantu membawa korban ke rumah sakit sehingga belum dapat dikategorikan sebagai pihak yang terlibat dalam dugaan penganiayaan.
"Yang bersangkutan saat kejadian justru memberikan pertolongan kepada korban. Untuk itu, kami belum dapat menyimpulkan keterlibatannya,"ujarnya.
Untuk saat ini, Bripda AS telah dipatsus di Direktorat Tindak Pidana Umum untuk menjalani proses pidana.
Sejumlah saksi telah diperiksa guna mengungkap secara utuh kronologi peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Nona juga meminta publik untuk bersabar dan tidak berspekulasi mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat.
Ia menekankan bahwa kepolisian akan menyampaikan perkembangan kasus secara terbuka setelah seluruh fakta terverifikasi.
"Hasil penyidikan, termasuk kemungkinan adanya tersangka baru maupun perubahan pasal, akan ditentukan berdasarkan fakta hukum yang ditemukan di lapangan,"ujarnya.
Keluarga Minta Kasus Diusut Tuntas
Terpisah, keluarga mendiang Bripda Natanael Simanungkalit meminta Polda Kepulauan Riau mengusut tuntas kasus ini.
Permintaan tersebut disampaikan melalui kuasa hukum keluarga di tengah suasana duka saat prosesi pemakaman kedinasan di Perumahan Buana Mas 2, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (16/4/2026).
“Saya sebagai keluarga sekaligus penasihat hukum meminta kepada Bapak Kapolda agar kasus ini diungkap seterang-terangnya. Siapa pun yang piket malam itu dan siapa pun yang terlibat harus diperiksa,” ujar kuasa hukum keluarga, Sudirman Situmeang.
Ia menegaskan proses hukum harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel agar keluarga mendapatkan kepastian terkait penyebab kematian korban.
“Kami ingin semuanya terang benderang. Jangan ada yang ditutupi,” ujarnya.
Apresiasi Langkah Awal Polda Kepri
Sudirman Situmeang juga mengapresiasi langkah cepat Kapolda Kepri dan jajaran Divisi Propam yang telah menangani kasus tersebut dan menetapkan 1 anggota polisi sebagai tersangka.
Namun, keluarga berharap penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu.
Ia turut mengimbau keluarga besar dan masyarakat agar tidak terpancing emosi dan menyerahkan proses hukum kepada aparat.
“Kita serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Negara kita adalah negara hukum. Jangan ada yang terprovokasi,” jelasnya.
Sebagaimana diberitakan, jenazah Bripda Natanael dimakamkan secara kedinasan Polri di TPU Sei Tamiang setelah prosesi pelepasan jenazah dari rumah duka di Perumahan Buana Mas 2, Sagulung, Kota Batam, Kamis (16/4/2026).
Upacara dipimpin Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Arief Doddy Suryawan sebagai inspektur upacara yang menyampaikan penghormatan terakhir atas nama negara dan institusi Polri.
“Semoga jalan darma bakti yang ditempuh dapat menjadi suri teladan bagi kita,” ujarnya.
Bripda Natanael diketahui merupakan personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025.
Ia meninggal dunia pada Selasa (14/4/2026) dini hari di RS Bhayangkara Polda Kepri dan diduga menjadi korban penganiayaan senior, Bripda AS, di Mess Bintara Remaja Polda Kepri.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan satu tersangka berinisial Bripda AS serta menempatkan tiga bintara lainnya dalam penempatan khusus (patsus).
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: TERKUAK Fakta Sidang Bripda Nael Simanungkalit Tewas di Mes Polda, Sudah Terkapar Tetap Dipukuli
Baca juga: Bripda As Suruh 3 Junior Aniaya Bripda Natanael Simanungkalit, Korban Sampai Terpelanting ke Tembok
Baca juga: TANGIS Ibu Bripda Natanael Simanungkalit Polisi Tewas Dianiaya Senior di Asrama
Baca juga: Kapolda Kepri Ungkap Periksa Lagi 3 Oknum Polisi di Batam Soal Tewasnya Bripda Natanael
Bripda Arawna Sihombing
Bripda AS
Bripda Natanael Simanungkalit
Bripda Natanael Simanungkalit tewas
Bripda Arawna Siksa Bripda Natanael
| SATU Pelaku Curanmor Tewas Dianiaya Warga di Lampung Tengah, Polisi Minta Jangan Pakai Kekerasan |
|
|---|
| DAFTAR Nama 8 Korban Tewas Jatuhnya Helikopter Airbus H130 PK-CFX di Sekadau Kalimantan Barat |
|
|---|
| NENEK Aniaya Cucunya Hingga Tewas Cuma Gegara Tak Nurut Disuruh Makan dan Tidur, Tubuh Penuh Lebam |
|
|---|
| TERKUAK Fakta Sidang Bripda Nael Simanungkalit Tewas di Mes Polda, Sudah Terkapar Tetap Dipukuli |
|
|---|
| Egi Fazri Nangis Dihujat Usai Sibuk Klaim Dirinya Mirip Vidi Aldiano, Janji Tak Lagi Tiru Konten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bripda-Natanael-Simanungkalit-dimakamkan-di-Perumahan-Buana-Mas-2.jpg)