Berita Viral
KEINGINAN Terakhir Yai Mim tak Sempat Terwujud, Meninggal di Kantor Polisi: Itu yang Selalu Diucap
Dia menceritakan, terakhir pertemuan bersama Yai Mim pada Kamis, 9 April 2026 atau tiga hari sebelum sang suami tutup usia.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah keinginan terakhir Yai Mim yang tak sempat terwujud.
Yai Mim meninggal di kantor polisi pada 13 April 2026.
Sosok Yai Mim sempat viral saat cekcok dengan tetangganya, Nurul Sahara.
Berawal dari masalah batas tanah dan lahan parkir, keduanya saling lapor hingga akhirnya Yai Mim menjadi tersangka kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi
Baca juga: Sidang PTPN, Pakar Hukum Tanah UGM sebut Negara Mesti Ganti Rugi soal Hak 20 Persen
Yai Mim pun ditahan Polresta Malang Kota pada Senin (19/1/2026) malam atas laporan tetangganya Nurul Sahara.
Yai Mim mendadak terjatuh tak sadarkan diri saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi.
Istri mendiang Imam Muslimin alias Yai Mim, Rosyida Vignesvari mengurai pesan terakhir almarhum.
Baca juga: Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Sarang Narkoba di Klambir V, Tiga Orang Diamankan
Rosyida mengenang cita-cita suaminya sebelum meninggal dunia pada 13 April 2026.
Dia menceritakan, terakhir pertemuan bersama Yai Mim pada Kamis, 9 April 2026 atau tiga hari sebelum sang suami tutup usia.
Baginya, waktu itu menjadi momen terakhir yang tidak akan dilupakan.
“Beliau bilang kalau kita akan panjang umur, menua bersama. Kita akan berangkat haji bareng dan bertemu dengan gurunya di Tanah Suci. Itu yang selalu diucap ketika saya jenguk ke tahanan,” kata Rosyida, Kamis (16/4/2026).
Meskipun demikian, dia mengaku sudah merelakan kepergian sang suami.
Baginya, kini Yai Mim sudah berpulang dengan tenang, tanpa kembali memikul beban yang dirasakan kurang lebih tiga bulan di tahanan.
“Masih tidak menyangka Abi (Yai Mim) pergi begitu cepat. Masa-masa kami sangat singkat, tapi saya percaya beliau sudah tenang di sisi-Nya,” ujar Rosyida.
Di hari terakhir pertemuannya, banyak pesan yang dititipkan mendiang kepada Rosyida.
Salah satunya yakni beramal, berdzikir, dan meminta istrinya rajin bertaziah ke makam putra dan putrinya yang terlebih dahulu meninggal.
Baca juga: Rismon Sebut Roy Suryo Bukan Peneliti dan Somasi Dokter Tifa, Minta Audit Rekening
“Bahkan, pekan lalu, saya ke makam orangtua beliau di Blitar, dan beberapa hari setelahnya beliau juga dimakamkan tak jauh dari makan orangtuanya. Ini yang belum bisa saya percayai sampai hari ini,” katanya.
Bagi Rosyida, Yai Mim merupakan sosok suami yang bertanggung jawab.
Tak hanya itu, pria kelahiran 1966 itu juga dikenal sebagai sosok yang humoris dan berjiwa sosial tinggi terhadap sesama.
“Abi (Yai Mim) selalu berpesan kepada saya untuk bersyukur, mensyukuri nikmat Allah dan tidak lupa berbagi kepada sesama,” pungkasnya.
Baca juga: BNNK Sergai Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam, 50 Pengunjung Positif Narkoba, Ini Kata AKBP Siti
Sebelumnya, tersangka pelecehan seksual dan pornografi Imam Muslimin alias Yai Mim meninggal dunia pada Senin, 13 April 2026.
Dari hasil visum et repertum yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Yai Mim meninggal dunia diduga disebabkan asfiksia atau kekurangan oksigen.
Gelagat almarhum sebelum wafat
Sementara itu terkait dengan kondisi terakhir Yai Mim sebelum meninggal dunia, pihak kepolisian mengungkap fakta.
Ternyata sebelum wafat, Yai Mim sempat dijadwalkan menjalani pemeriksaan.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhirin menceritakan detik-detik wafatnya Yai Mim.
Mulanya sekira pukul 13.45 Wib, Yai Mim dijadwalkan diperiksa di ruangan satuan reskrim Polresta Malang Kota.
Lalu saat sedang berjalan dari rutan menuju ruang pemeriksaan, Yai Mim mendadak jatuh lemas.
"Beliau sedang berjalan menuju ruang pemeriksaan dan akan diperiksa sebagai pelapor. Tiba-tiba lemas terus jatuh dalam kondisi duduk," pungkas Ipda Lukman Sobhirin.
Setelah itu, penyidik pun langsung memanggil dokter kesehatan di Polresta Malang Kota.
Sebelum wafat, kondisi kesehatan Yai Mim dinilai baik-baik saja.
Terlebih pada Senin pagi ini, Yai Mim sempat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin oleh Dokter Kesehatan Polresta Malang Kota dengan hasil bagus.
“Hasilnya pemeriksaan Dokkes bagus, artinya tekanan darah normal 110/80 dan tidak ada tanda-tanda lain yang dirasa,” kata Ipda Lukman Sobhirin.
Saat ini, jenazah Yai Mim masih berada di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilakukan proses visum et repertum guna mengetahui secara pasti penyebab kematiannya.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/istri-dan-Yai-mim-pudcats.jpg)