Berita Viral
TKW di Hongkong LDR 8 Tahun, Setelah Pulang Kampung Malah Batal Nikah, Berujung Robohkan Rumah
Media sosial dihebohkan dengan unggahan video yang menunjukkan aksi seorang TKW asal Kabupaten Ngawi, merobohkan rumah
TRIBUN-MEDAN.com - Media sosial dihebohkan dengan unggahan video yang menunjukkan aksi seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, merobohkan rumah permanen miliknya.
Rumah yang dibangun dari hasil keringatnya selama bekerja di Hong Kong tersebut diratakan dengan tanah menggunakan alat berat jenis ekskavator.
Aksi ini dipicu oleh kandasnya hubungan asmara sang TKW dengan calon suaminya, padahal keduanya telah menjalin kasih selama delapan tahun.
Kapolsek Pitu, AKP Basuki Rakhmad, mengonfirmasi bahwa insiden pembongkaran tersebut terjadi di Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, pada Minggu (12/4/2026).
"Rumahnya dirobohkan kemarin. Tapi video aksinya baru viral sehari kemudian di media sosial," ujar Basuki saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
Baca juga: VIRAL TKW Robohkan Rumah Setelah Cerai dari Suaminya Jadi Tontonan Warga
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi nekat tersebut dilakukan oleh RA (32), seorang TKW asal Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi.
RA diketahui menjalin hubungan asmara jarak jauh (Long Distance Relationship) dengan pria berinisial PY (46), warga Desa Dumplengan.
Keduanya pertama kali saling mengenal melalui media sosial dan telah berpacaran selama delapan tahun meski belum pernah bertemu secara langsung.
Selama masa pacaran tersebut, RA menyisihkan gajinya dari Hong Kong untuk membangun rumah permanen senilai Rp 150 juta di atas tanah milik PY.
Rencana pernikahan yang dijadwalkan berlangsung tahun ini justru berakhir dengan perselisihan.
Setelah RA pulang ke kampung halaman, hubungan keduanya merenggang dan sering diwarnai pertengkaran.
Upaya damai sebenarnya telah ditempuh melalui perangkat desa setempat.
Namun, mediasi yang dilakukan pada Selasa (7/4/2026) malam tidak membuahkan hasil hingga akhirnya keduanya sepakat untuk membongkar bangunan tersebut.
Basuki menjelaskan bahwa RA sendiri yang meminta bantuan pengamanan untuk merobohkan hunian tersebut karena status tanah merupakan milik pihak laki-laki.
"Keduanya sepakat rumah dibongkar karena hubungan asmara mereka kandas. Perempuan itu datang meminta bantuan pengamanan pembongkaran rumah karena rumah yang dibangun perempuan itu di atas tanah milik laki-laki," ungkap Basuki.
| Iran Akuisisi Satelit Mata-mata Buatan China, Berhasil Hancurkan Pusat Komunikasi Satelit Israel |
|
|---|
| Nasib 250 Orang Pengungsi Rohingya dan Bangladesh: Kapalnya Terbalik dan Hilang di Laut Andaman |
|
|---|
| SUPRIADI Napi Terciduk Nyantai Ngopi di Ruangan VVIP Coffee Shop Kini Dijebloskan ke Sel Isolasi |
|
|---|
| Putin Setujui Permintaan Prabowo soal Pasokan Energi, DPR: Harga BBM dan LPG Dipastikan Tidak Naik |
|
|---|
| KEKAYAAN AKP Robiansyah Kapolsek Dicopot Usai Warga Bakar Rumah Terduga Bandar Narkoba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TKW-robohkan-rumah-di-Ngawi.jpg)