Berita Nasional
Ketika Kepala BGN Dadan Sebut Purbaya Tahu Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG: Disetujui
Hal ini diungkapkan Dadan Hindayana setelah Menteri Keuangan Purbaya mengaku bahwa tahun lalu pernah menolak pengadaan
TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait polemik pengadaan sepeda motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
MBG adalah program pemerintah yang menyediakan makanan bergizi bagi pelajar secara gratis.
Dadan menegaskan pengadaan motor listrik tersebut sudah dirancang sejak program MBG berjalan dan masuk dalam anggaran tahun 2025.
Menurut Dadan, pengadaan itu telah diketahui oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Ia menjelaskan bahwa setiap perencanaan program pemerintah dilakukan secara tripartit, melibatkan BGN, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perencanaan Pembangunan.
Hal ini diungkapkan Dadan Hindayana setelah Menteri Keuangan Purbaya mengaku bahwa tahun lalu pernah menolak pengadaan sepeda motor listrik untuk keperluan program MBG.
“Di dalam pengelolaan uang negara, you are never alone (Anda tidak pernah sendirian). Ketika kita merencanakan satu program, maka di situ harus ada perencanaan," ujar Dadan dalam program Dipo Investigasi di Kompas TV, Selasa, (14/4/2026).
“Program prioritas yang dimiliki oleh Badan Gizi, persetujuan ini merupakan tripartit: Badan Gizi, Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan. Disetujui perencanaan itu, kemudian disiapkan anggaran."
Menurut Dadan, ketika anggaran itu disiapkan, anggaran itu tidak serta-merta bisa digunakan. Anggaran itu akan ada “bintangnya” atau yang disebut sebagai blokir.
Untuk membuka blokir itu, BGN harus berkonsultasi dengan pihak-pihak tadi.
Adapun ketika anggaran sudah dibuka, BGN harus melakukan prosedur pengadaan.
“Ketika prosedur pengadaan, kita pun tidak sendirian. Itu harus ada yang namanya review APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah). Begitu lolos dari APIP, diajukan ke Kementerian Keuangan, disetujui. Artinya sudah boleh dilakukan.”
Dadan menegaskan bahwa pengadaan motor listrik telah diketahui dan disetujui oleh Menteri Keuangan. Namun, dia menduga ada sesuatu yang terlewat.
“Tentu saja. Sudah saya sampaikan. Jadi, menurut saya, mungkin ada hal yang terlewatkan saja bahwa proses ini sudah berjalan,” ucap dia.
Purbaya Mengaku Pernah Menolak
Beberapa hari sebelumnya, Purbaya mengaku pernah menolak pengadaan motor untuk mendukung MBG.
| Senyum Menteri ESDM Bertemu Menteri Energi Rusia, Sebut akan Dapat Pasokan BBM dan LPG |
|
|---|
| Menteri Keuangan Terbanga ke Amerika, Purbaya Yakinkan AS agar Mau Investasi di Indonesia |
|
|---|
| Heboh Penerbangan Militer Pesawat AS, Apakah Melanggar PP No 4 Tahun 2018? |
|
|---|
| Disebut Rismon Peneliti Gadungan, Reaksi Roy Suryo: Si Omon, Dia Sudah Menjadi Zombie |
|
|---|
| Meresahkan Siasat Licik Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Kunci Bawahan dengan Surat Undur Diri Kosong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dadan-purbaya-tribunmedan.jpg)