Berita Viral
Ucapan Belasungkawa Nurul Sahara atas Meninggalnya Yai Mim: Semoga Beliau Husnul Khotimah
Dalam pernyataannya, Sahara menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya Yai Mim.
TRIBUN-MEDAN.com - Kabar meninggalnya Muhammad Imam Muslimin atau yang dikenal sebagai Yai Mim pada Senin (13/4/2026) langsung menyita perhatian publik.
Sosok yang sebelumnya menjadi tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi ini mengembuskan napas terakhir saat masih berstatus sebagai tahanan di Polresta Malang Kota.
Meninggal Saat Menuju Pemeriksaan
Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhirin, Yai Mim meninggal dunia sekitar pukul 13.45 WIB.
Saat itu, ia sedang berjalan dari rumah tahanan menuju ruang pemeriksaan.
“Beliau sedang berjalan menuju ruang pemeriksaan dan akan diperiksa sebagai pelapor. Tiba-tiba lemas terus jatuh dalam kondisi duduk,” jelas Lukman, Senin (13/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda kekerasan.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, pihak kepolisian kemudian melakukan visum, yaitu pemeriksaan medis terhadap jenazah untuk mengetahui sebab kematian secara ilmiah.
Sebelum kejadian, kondisi kesehatan Yai Mim disebut dalam keadaan baik. Bahkan pada pagi harinya, ia sempat menjalani pemeriksaan rutin oleh dokter kesehatan kepolisian.
"Hasilnya pemeriksaan Dokkes bagus, artinya tekanan darah normal 110/80 dan tidak ada tanda-tanda lain yang dirasa," tambahnya.
Diduga Meninggal karena Asfiksia
Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa Yai Mim meninggal akibat asfiksia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Malang Kota, AKP Rakhmat Aji.
“Dari hasil analisa (dokter), tanda-tanda menonjol untuk asfiksia,” kata Aji.
Asfiksia adalah kondisi medis yang terjadi ketika tubuh mengalami kekurangan oksigen secara drastis.
Kondisi ini dapat menyebabkan organ vital, termasuk otak, tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup, sehingga berpotensi menyebabkan kematian dalam waktu singkat.
Temuan tersebut diperoleh berdasarkan hasil visum et repertum yang dilakukan oleh Rumah Sakit Saiful Anwar setelah Yai Mim dinyatakan meninggal dunia.
Proses Pemulangan dan Pemakaman di Blitar
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Yai Mim tidak dimakamkan di Kota Malang. Pihak keluarga meminta agar almarhum dimakamkan di kampung halamannya.
“Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Blitar, karena permintaan keluarga,” kata Aji.
Lokasi pemakaman berada di Dusun Wonorejo, Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Dengan demikian, Yai Mim tidak dimakamkan di wilayah tempat tinggalnya sebelumnya di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Respons Nurul Sahara: Ucapan Duka hingga Unggahan TikTok
Salah satu sorotan dalam peristiwa ini adalah respons dari Nurul Sahara, sosok yang sebelumnya sempat berseteru dengan Yai Mim.
Dalam pernyataannya, Sahara menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya Yai Mim.
"Saya mendapatkan kabar duka ini dari suami saya di Kota Malang. Kami turut berduka cita atas meninggalnya Pak Mim,” kata Sahara.
Ia juga menyampaikan doa untuk almarhum serta dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga beliau husnul khotimah dan segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah, keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan,” ucapnya.
Tidak hanya melalui pernyataan, Sahara juga mengunggah foto Yai Mim di akun TikTok miliknya dengan latar belakang hitam serta ucapan duka dalam bahasa Arab.
Unggahan tersebut menarik perhatian publik dan dibanjiri berbagai komentar dari netizen, baik yang mendukung maupun yang memberikan kritik.
Latar Belakang Perseteruan yang Pernah Viral
Sebelum kabar duka ini, nama Yai Mim dan Nurul Sahara sempat menjadi perbincangan luas di media sosial.
Keduanya diketahui tinggal bertetangga di sebuah perumahan di Kota Malang.
Konflik bermula pada 10 September 2025, ketika Sahara mengunggah cerita di media sosial yang menuduh Yai Mim melakukan berbagai tindakan merugikan.
Dalam unggahannya, Sahara menyebut sejumlah dugaan pelanggaran, mulai dari pelecehan seksual, pencemaran nama baik, pengrusakan mobil rental, pemblokadean jalan, hingga pemfitnahan terhadap usahanya.
“Selama beberapa waktu saya sempat tidak menggubris perbuatan beliau, dikarenakan saya masih memandang beliau sebagai Kyai dan Dosen di UIN Malang. Namun tindakan provokatif beliau baik berupa lisan, tulisan, dan tindakan selalu bersubstansi pemfitnahan, penuduhan dan merendahkan saya. Hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk speak up,” tulis Nurul Sahara.
Unggahan tersebut memicu reaksi luas dari publik, termasuk hujatan terhadap Yai Mim. Sahara juga diketahui terus mengunggah konten terkait kasus tersebut.
"Saya tidak akan pernah berhenti memperjuangkan kasus saya dengan kiai sekaligus dosen UIN Malang yang sangat meresahkan ini," tulis Sahara dalam unggahan lainnya.
Rekam Jejak Kasus
Yai Mim telah mendekam di tahanan Mapolresta Malang Kota sejak 20 Januari 2026. Ia dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 36 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Pasal 5 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, sebelumnya menyatakan bahwa penahanan dilakukan berdasarkan laporan polisi nomor LPB/338/XI/2025.
Meski tersangka sempat mengaku mengalami gangguan kejiwaan dan berniat mengajukan damai, penyidik tetap melanjutkan proses hukum secara objektif.
"Sebelum ditahan, kondisi kesehatan yang bersangkutan telah dicek oleh dokter dan dinyatakan cukup baik," ungkap AKP Rahmad dalam keterangan sebelumnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian tersangka, mengingat saat awal pemeriksaan yang bersangkutan bersikap kooperatif dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit kronis.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Nurul Sahara
Yai Mim
Yai Mim Meninggal Dunia
Yai Mim Meninggal Sakit Apa
Tribun-medan.com
Berita Viral
| Penyebab Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Ungkap Hasil Visum Diduga Asfiksia |
|
|---|
| Sambil Menunjuk, Gubernur Bobby Marahi Camat Tukka di Tapteng: Kau Ngurus Ini Aja Gak Bisa |
|
|---|
| Tanggapan Todung Mulya Lubis soal Saiful Mujani Dituduh Makar dan Menghasut Salah Kaprah |
|
|---|
| RESMI Kajari Karo yang Baru Edmond Noverry Purba, Danke Rajagukguk Dicopot |
|
|---|
| ALASAN Rossa Somasi Puluhan Akun Medsos, Duga Sengaja Dibayar Bikin Konten Negatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/yaimim-sahara-tribunmedan.jpg)