Berita Nasional

Menohok Pesan Dokter Tifa Usai Niat Rismon Layangkan Somasi: Mengaku Kamu Berkhianat?

Dokter tifa juga menannyakan kenapa kala itu Rismon tidak berbicara dulu sebelum akhirnya berubah haluan.

TRIBUN MEDAN
Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, menuliskan pesan emosional kepada Rismon Sianipar. 

"Apakah semua ini sepadan, Rismon? Apakah rasa takut itu lebih besar daripada nilai kebenaran yang dulu kamu perjuangkan dengan penuh keyakinan? Aku tidak menulis ini dengan amarah. Aku menulis ini dengan luka. Karena kehilangan seorang lawan itu biasa. Tapi kehilangan seorang adik dalam perjuangan, itu jauh lebih dalam rasanya," ujar Dokter Tifa.

Meski demikian, Dokter Tifa menegaskan bahwa kebenaran tidak akan pernah berubah meski manusianya sudah berubah.

Dokter Tifa pun berpesan kepada Rismon, jalan pulang untuk kembali kepada kebenaran itu selalu terbuka untuknya selama masih ada keberanian untuk jujur.

"Jika suatu hari nanti kamu kembali melihat ke belakang, ingatlah satu hal: Kita pernah menjadi tiga sahabat. Kita pernah berdiri di titik yang sama, dengan hati yang bersih, dan niat yang lurus. Tak akan bisa dihapus oleh apa pun. Aku, dr Tifa, menulis ini untukmu, Rismon, dengan pilu yang tak terucap," tutup Dokter Tifa.

Rismon Somasi Dokter Tifa

Ahli digital forensik, Rismon Sianipar akan somasi dokter Tifa soal hasil penjualan buku Jokowi's White Paper.

Seperti diketahui Buku Jokowi's White Paper ditulis oleh Rismon Sianipar, Dokter Tifa, dan Roy Suryo yang berisi terkait hasil penelitian ijazah milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Buku tersebut pertama kali dirilis pada 18 Agustus 2025 lalu.

Kendati demikian, kini Rismon Sianipar sudah berbeda haluan.

Rismon memilih untuk meninggalkan tim Roy Suryo dan dokter Tifa, kini ia telah mengajukan restorative justice (RJ) kasus ijazah Jokowi.

Dalam somasi yang dilakukan, Rismon akan meminta adanya audit terhadap rekening terkait penjualan buku Jokowi's White Paper.

Dia menyebut rekening yang digunakan adalah milik Dokter Tifa.

Ia menyebut audit perlu dilakukan karena ada dugaan ketidakterbukaan dari Dokter Tifa terkait hasil penjualan buku tersebut.

"Saya dan kuasa hukum saya, Bang Jamadha Girsang, akan mensomasi Anda Bu Tifa untuk kita audit rekening-rekening penjualan buku JWP (Jokowi's White Paper) yang selama ini Anda pegang secara sepihak dan absolut," katanya dikutip dari YouTube Balige Academy, Sabtu (11/4/2026).

Selain itu, Rismon juga meminta Dokter Tifa menarik seluruh hasil penelitiannya yang tertuang dalam buku Jokowi's White Paper.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved