OTT KPK di Tulungagung

Fakta Baru Terungkap OTT KPK yang Menjerat Bupati Tulungagung, Asep Guntur: Pemerasan

OTT KPK  yang sukses menjaring sang bupati dan sejumlah pejabat diduga terkait tindak pidana pemerasan. 

|
Editor: Salomo Tarigan
Tribunjatim.com/Tribunmataraman.com
BUPATI TERJARING OTT KPK - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjera terjaring OTT bersama belasan orang. Gatut dkk kini menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK 

TRIBUN-MEDAN.com - Terungkap kasus yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK  yang sukses menjaring sang bupati dan sejumlah pejabat diduga terkait tindak pidana pemerasan

Saat ini, sebanyak 13 orang yang terjaring dalam operasi senyap tersebut telah dibawa secara bertahap ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/4/2026) untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca juga: Terbaru OTT KPK, 13 Orang Termasuk Bupati Gatut Sunu yang Dibawa ke Gedung KPK Jalani Pemeriksaan

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan konstruksi perkara yang tengah diselidiki oleh lembaga antirasuah tersebut. 

Saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Sabtu (11/4/2026) mengenai apakah kasus OTT ini terkait suap atau hal lain, Asep secara tegas dan singkat memastikan bahwa perkara ini adalah dugaan pemerasan. 

Baca juga: Gagal Menang atas Girona, Real Madrid Tertarik Datangkan Didier Deschamps Sebagai Pelatih Baru

"Pemerasan," ujar Asep Guntur Rahayu.

Pemberangkatan belasan orang ini merupakan tindak lanjut dari operasi yang digelar di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026).

Baca juga: Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak, Kapan Pemerintah Naikkan Harga BBM? DPR Usulan JK tak Elok

 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pada awalnya tim penindakan mengamankan belasan orang di daerah untuk diperiksa, sebelum sebagian besar diterbangkan ke ibu kota guna pendalaman lebih lanjut.

"Dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur ini, dari total delapan belas orang yang diperiksa dan diamankan pada Jumat (10/4), selanjutnya 13 orang di antaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap," kata Budi kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Budi merinci bahwa proses kedatangan ke-13 orang tersebut dibagi menjadi tiga gelombang. 

Tahap pertama difokuskan pada pucuk pimpinan daerah, di mana Bupati Gatut Sunu Wibowo telah tiba lebih dulu di Gedung KPK pada pagi hari sekitar pukul 06.50 WIB. 

Setelahnya, penyidik menyusul membawa rombongan lain pada siang hari.

"Siang ini, tahap kedua tim membawa 11 orang, dan tahap ketiga membawa 1 orang," ungkap Budi menjelaskan kronologi kedatangan para pihak yang diamankan. 

Terkait latar belakang mereka, Budi menyebutkan rombongan tersebut terdiri dari kepala daerah, aparatur pemerintahan dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, serta pihak swasta atau pihak lainnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved