Berita Viral

VIRAL Guru Kirim Chat Genit ke Siswi, Bupati Langsung Pindahkan ke Kantor Korwil

Bupati Blora mengambil langkah terhadap oknum guru yang diduga mengirim pesan genit kepada siswinya.

Editor: Juang Naibaho
Kompas.com
GURU CHAT GENIT - Komisi D DPRD Kabupaten Blora menggelar rapat dengar pendapat lintas OPD terkait dugaan chat genit antara guru dengan siswi, di kantor DPRD setempat, Kamis (9/4/2026). (Kompas.com/Aria Rusta) 

TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Blora Arief Rohman mengambil langkah terhadap oknum guru yang diduga mengirim pesan tidak pantas kepada siswinya.

“Ya, per Senin besok sudah tidak jadi guru lagi,” kata Bupati Blora Arief Rohman saat ditemui wartawan usai menghadiri peresmian gedung di RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (11/4/2026).

Oknum guru yang juga menjabat sebagai wakil kepala sekolah (wakasek) di salah satu SMP itu akan dipindahtugaskan ke Kantor Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwil Biddik) Kecamatan Jati. 

“Kita tugaskan di korwil Jati,” ujar dia. 

Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan yang dinilai tidak pantas antara oknum guru dan siswinya viral di media sosial.

DPRD Blora kemudian memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk rapat dengar pendapat dan membentuk tim investigasi pada Kamis (9/4/2026). 

Kronologi versi DPRD 

Wakil Ketua Komisi D DPRD Blora Achlif Nugroho Widi Utomo menyebut, percakapan tersebut bermula pada November 2025. 

“Masalah chatting itu menurut sekolah berawal saat siswi tersebut diketahui sedang memiliki masalah pribadi,” kata Achlif. 

Ia menjelaskan, oknum wakasek kemudian memanggil siswi tersebut ke ruang OSIS untuk menanyakan permasalahan yang dihadapi. 

Namun, dalam proses tersebut tidak melibatkan guru bimbingan konseling (BK) perempuan. 

Achlif mengatakan, DPRD meminta pembentukan tim investigasi lintas OPD untuk mendalami kasus tersebut, termasuk melibatkan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater. 

“Sehingga bisa mendampingi siswinya,” ujar dia. 

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kualitas layanan pendidikan dan memulihkan kepercayaan masyarakat. (*)

Artikel ini sudah tayang di Tribunjateng.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved