Berita Viral

Akhirnya Jujur Hendrik Irawan Joget di Dapur MBG untuk Pansos, Kini SPPG-nya Ditutup Sementara

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan, “SPPG milik Hendrik ditutup sementara.”

TRIBUN MEDAN/TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
POLEMIK PROGRAM MBG - Hendrik Irawan, mitra MBG Batujajar viral joget terima insentif Rp6 juta. BGN desak Hendrik minta maaf ke publik. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban Batujajar, Hendrik Irawan, mengakui aksinya yang disebut 'pansos' setelah video jogetnya di dapur SPPG viral di media sosial.

Video tersebut memicu kontroversi dan menjadi perbincangan publik secara luas.

Imbas dari viralnya video, Badan Gizi Nasional (BGN) menjatuhkan sanksi berupa penutupan sementara operasional SPPG Pangauban di Batujajar.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan, “SPPG milik Hendrik ditutup sementara.”

Nama Hendrik pun langsung menjadi sorotan masyarakat setelah aksinya tersebar luas.

Kontroversi ini menunjukkan bagaimana perilaku personal dapat berdampak pada reputasi institusi.

Penutupan sementara ini berlaku sampai evaluasi internal BGN selesai dilakukan.

Hendrik sendiri mengaku bahwa tindakannya adalah bentuk pencarian perhatian, atau 'pansos'.

Meski viral, langkah BGN menunjukkan tegasnya regulasi untuk menjaga integritas pelayanan gizi.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pengelola SPPG lain agar tetap profesional dalam bekerja.

MINTA MAAF - Hendrik Irawan minta maaf ke Presiden Prabowo usai viral joget Rp 6 sehari dari penghasilan kelola MBG.
MINTA MAAF - Hendrik Irawan minta maaf ke Presiden Prabowo usai viral joget Rp 6 sehari dari penghasilan kelola MBG. (TRIBUN MEDAN)

Respons Hendrik

Melalui akun TikTok miliknya, Hendrik meminta maaf kepada netizen yang telah menghujatnya.

Meskipun, ia mengaku telah mengklarifikasi mengenai tindakannya.

"Pagi ini saya diberhentikan oleh Ibu Nanik selaku wakil kepala BGN mungkin netizen merasa puas tidak apa-apa yang penting saya telah meminta maaf beberapa kali kepada netizen," kata Hendrik.

Hendrik mengaku tidak memikirkan mengenai mental dirinya. 

Bahkan, ia mempersilahkan warganet mencaci maki dan menghina dirinya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved