Berita Viral

Polemik Hendrik Irawan dan Dapur SPPG Cimahi: Dihentikan Sementara oleh BGN

Nama Hendrik Irawan mendadak viral setelah aksinya berjoget di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cimahi beredar luas di media sosial.

Editor: AbdiTumanggor
TikTok Hendrik Irawan
SOSOK HENDRIK IRAWAN - Nama Hendrik Irawan belakangan menjadi sorotan publik setelah video dirinya terkait insentif Rp6 juta dalam program MBG viral di media sosial. Di tengah ramainya perbincangan, Hendrik justru menuai beragam reaksi, termasuk hujatan dari netizen. 

TRIBUN-MEDAN.COM -
Nama Hendrik Irawan mendadak viral setelah aksinya berjoget di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cimahi beredar luas di media sosial.

Video tersebut memicu kontroversi karena dikaitkan dengan klaim penghasilan Rp 6 juta per hari dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Publik pun ramai mempertanyakan sumber dana, transparansi, hingga etika dalam menjalankan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca juga: Bangun Dapur MBG Habis Rp 3,5 M, Hendrik Irawan Ngaku Belum Balik Modal: Insentif Rp 6 Juta Sehari

Klarifikasi Hendrik Irawan

Menanggapi tudingan miring, Hendrik memberikan penjelasan:

1. Modal pribadi: Ia menegaskan pembangunan dapur SPPG senilai Rp 3,5 miliar berasal dari dana pribadinya, bukan dari anggaran negara.

2. Insentif Rp 6 juta: Angka yang viral bukan penghasilan pribadi, melainkan insentif bangunan untuk mitra program MBG. Hendrik mengaku belum mencapai titik balik modal (break even point).

3. Transparansi keuangan: Hendrik menyatakan siap jika pihak berwenang ingin melakukan pemeriksaan terhadap operasional SPPG.

4. Langkah hukum: Ia melaporkan dua akun media sosial yang dianggap menyebarkan hoaks dan mencemarkan nama baiknya ke Polres Cimahi.

Baca juga: Akhirnya SPPG Hendrik Irawan Dihentikan Sementara Usai Viral Joget Rp6 Juta per Hari Hasil Dapur MBG

Respons Badan Gizi Nasional (BGN)

Polemik ini juga mendapat perhatian dari Badan Gizi Nasional (BGN):

1. Teguran resmi: Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menugaskan tim pengawasan untuk menegur Hendrik.

2. Sorotan etika: Video joget di dapur MBG tanpa APD dinilai tidak pantas dan berpotensi menurunkan kredibilitas program.

3. Status operasional: Dari tujuh dapur yang dikelola Hendrik, baru satu yang aktif beroperasi, sementara enam lainnya masih tahap persiapan.

4. Pembekuan sementara: BGN melakukan suspend terhadap dapur SPPG milik Hendrik untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved