Berita Viral

VIRAL Puluhan Ban Mobil Pengunjung Monas Dikempesi hingga Ringsek, Niat Libur Malah Sial

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan deretan mobil yang terparkir di bahu jalan di sekitar ikon ibu kota tersebut dalam kondisi ban

Istimewa
PENGEMPESAN BAN - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan deretan mobil yang terparkir di bahu jalan di sekitar ikon ibu kota tersebut dalam kondisi ban kempis total. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Viral puluhan ban mobil pengunjung Monas dikempesi.

Adapun niat libur Lebaran malah berubah menjadi sial karena mobil pengunjung malah alami ban kempes.

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan deretan mobil yang terparkir di bahu jalan di sekitar ikon ibu kota tersebut dalam kondisi ban kempis total. 

Pemandangan ini memicu kepanikan dan kekecewaan mendalam bagi para pengunjung yang hendak pulang setelah seharian menikmati liburan.

Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat keputusasaan pemilik kendaraan yang kebingungan melihat mobil mereka tak berdaya.

Beberapa di antaranya bahkan melaporkan pentil ban mereka hilang, memperparah kesulitan untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Jeritan hati para pengunjung, terutama mereka yang datang dari luar kota, menggema di dunia maya, menuntut penjelasan atas tindakan tegas yang mereka nilai merugikan tersebut.

"Halo info Dishub Jakarta, kenapa ban-ban di area Monumen Nasional dikempesin semua?

Mau pulang susah, mohon informasi lebih lanjut," keluh perekam video yang menyuarakan kekecewaan massa dikutip via Wartakota, Selasa (24/3/2026).

Baca juga: Kecelakaan Maut Renggut 3 Nyawa di Jalur Alternatif Parapat via Pondok Buluh-Sitahoan

Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan bahwa langkah pengempesan ban adalah bagian dari penertiban parkir liar yang sah.

Tindakan ini dilakukan guna mencegah kendaraan parkir sembarangan di badan jalan yang berpotensi melumpuhkan arus lalu lintas yang sudah sangat padat pasca-Lebaran.

"Kami sudah melakukan sosialisasi dan mengimbau warga untuk tidak parkir di badan jalan," tegas Syafrin.

Ia menambahkan, petugas di lapangan secara aktif mengarahkan pengunjung untuk memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disediakan,

seperti area IRTI Monas, kawasan sekitar Stasiun Gambir, dan Lapangan Banteng.

Kegagalan penegakan hukum secara premanisme oleh juru parkir liar kian memperparah ketidakpastian global di kawasan wisata tersebut,

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved