Berita Viral
5 Jam Jelang Salat Ied, Nyawa Suimih Dihabisi Suaminya, Dimutilasi Jadi 7 Bagian: Sakit Hati
Setelah korban dipastikan meninggal dunia, kedua pelaku pun melakukan mutilasi terhadap tubuh Suimih menjadi tujuh bagian.
TRIBUN-MEDAN.com - 5 jam jelang Salat Ied, nyawa Suimih dihabisi suaminya.
Suimih dimutilasi menjadi 7 bagian.
Suimih binti Chamim (35) tewas ditangan suami sirinya J alias W (35) di malam lebaran, Jumat (20/3/2026) sekitar Pukul 02.30 Wita.
Baca juga: CUMA Gegara Diejek Pria di Tamanggus Bunuh Temannya, Padahal Sempat Ketawa-Ketawa Saat Nongkrong
Tak sendiri, J alias W dibantu seorang perempuan berinisial R (56).
Keduanya sakit hati karena dituduh memiliki hubungan khusus.
Selain itu pelaku juga diduga ingin menguasai harta korban.
Diketahui Suimih merupakan perantau di Samarinda, Kalimantan Timur.
Ia berasal dari Pemalang, Jawa Tengah.
Baca juga: Seorang Wanita Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Berikut Dasar Tanggung Jawab Mall
Di perantauan, Suimih berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT).
Ia tinggal di Jl Perjuangan, Kecamatan Sungai Pinang.
Sedangankan suami sirinya J alias W (35), warga Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.
Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar mengatakan kedua pelaku ditangkap Minggu (22/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Penangkapan kedua pelaku hanya berkisar 12 jam dari penemuan jasad korban pada Sabtu (21/3/2026) sekira pukul 13.30 WITA.
"Kedua pelaku ditangkap kurang dari 12 jam setelah penemuan jasad korban," kata Hendri dalam konferensi pers di Aula Mako Polresta Samarinda, Minggu (22/3/2026).
Motif Sakit Hati
Pembunuhan terhadap Suimih ternyata sudah direncakan sejak lama oleh kedua pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mutilasidisamarinda.jpg)