Berita Viral

PILU Solihin, 16 Tahun Mengabdi Jadi Pemadam Kebakaran Kini Tewas Saat Berjuang Padamkan Api

Peristiwa tragis ini tidak hanya menghanguskan puluhan rumah warga, tetapi juga menewaskan seorang petugas pemadam kebakaran

adaderana
PEMADAM KEBAKARAN TEWAS - Ilustrasi kebakaran untuk berita Solihin, 16 tahun mengabdi jadi pemadam kebakaran kini tewas saat berjuang padamkan api. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pilu Solihin, 16 tahun mengabdi jadi pemadam kebakaran kini tewas saat berjuang padamkan api.

Saat itu, Solihin tengah bertugas memadamkan api di Kampung Sawo, Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (22/03/2026) dini hari.

Saat itu api melahap puluhan rumah warga.

Baca juga: PENAMPAKAN Petasan Raksasa Sepanjang 1,4 Meter Dimusnahkan Tim Gegana, Punya Siapa?

Seorang petugas pemadam kebakaran yang tengah bertugas di lokasi turut menjadi korban

Solihin (37) merupakan seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang telah mengabdi selama 16 tahun.

Ia menjabat sebagai Komandan Regu (Danru) Pos Damkartan Sumbawa Zona Alas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Sumbawa, Sahabuddin, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.

Baca juga: MOTIF Pelaku Bunuh dan Mutilasi Tubuh Wanita Jadi 7 Potongan di Samarinda, Ada Memperkeruh Suasana

"Kami menyampaikan duka cita mendalam, saat ini saya sedang di lokasi kejadian," kata Sahabuddin," ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Sumbawa, Sahabuddin, saat dihubungi, Minggu.

Menurut keterangan, korban sempat mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Puskesmas Alas.

Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

“Dugaan awal petugas kami meninggal akibat tersetrum listrik saat melaksanakan tugas pemadaman api,” kata Sahabuddin.

Ilustrasi kebakaran di Los Angeles, California, Amerika Serikat
Ilustrasi kebakaran

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dan dengan cepat membesar hingga melahap puluhan rumah di kawasan tersebut.

Camat Alas, Usman, membenarkan besarnya dampak kebakaran yang terjadi.

"Benar. Kurang lebih 31 rumah terbakar hangus terbakar," kata Camat Alas, Usman, saat dikonfirmasi.

Sahabuddin menjelaskan bahwa api pertama kali diduga muncul dari salah satu rumah warga bernama M. Nur.

Baca juga: AYU TING TING Dicibir Netizen Gegara Reservasi Tempat Untuk Salat Id di Masjid Dekat Rumah

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved