Berita Viral

CURHAT Sodikin tak Bisa Melaut, Kini Gadai Sertifikat Rumah Demi Belikan Anak Baju Lebaran

Sodikin terpaksa menggadaikan barang berharga miliknya tersebut untuk kebutuhan hari raya Idul Fitri.

IST/TRIBUN JATENG/Iwan Arifianto
PERBAIKI JARING - Seorang nelayan memperbaiki jaring di dermaga Tambaklorok, Semarang Utara, Kota Semarang, Kamis (19/3/2026). Mereka memilih libur selama lebaran di tengah himpitan ekonomi akibat musim baratan yang berkepanjangan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah curhat Sodikin yang tak bisa melaut karena cuaca ekstrim.

Untuk menyambut lebaran, Sodikin pun kini mengadaikan sertifikat rumahnya agar anak-anaknya bisa memakai baju baru.

Diketahui Sodikin merupakan nelayan asal Tambaklorok, Semarang Utara, Jawa Tengah.

Baca juga: 90 Link Twibbon Hari Raya Idul Fiitri 1447 H, Cara Membuat Twibbon dengan Foto Desain Terkini

Di daerahnya, musim baratan atau cuaca ekstrem sudah terjadi sejak Januari 2026.

Kondisi ini pun membuat dirinya tak bisa melaut.

Ekonomi para nelayan pun kian terhimpit pada momen Idul Fitri 2026.

Baca juga: Makna Lebaran Menurut Wali Kota Medan, Rico Waas Ajak Warga Tatap Masa Depan dengan Hati Positif

 "Iya, sejak Januari sampai Lebaran ini musim baratan sehingga tidak bisa melaut, akhirnya terpaksa gadaikan sertifikat demi beli bisa baju baru untuk anak," ujar Sodikin (55) kepada Tribun, Kamis (19/3/2026), dikutip dari Tribun Jateng.

Sodikin terpaksa menggadaikan barang berharga miliknya tersebut untuk kebutuhan hari raya Idul Fitri.

Ia sebelumnya harus libur panjang melaut karena cuaca ekstrem.

"Anak-anak nangis minta baju baru, ya terpaksa melakukan itu, penting anak tidak menangis," katanya.

CURHAT Sodikin tak Bisa Melaut, Kini Gadai Sertifikat Rumah Demi Belikan Anak Baju Lebaran
PERBAIKI JARING - Seorang nelayan memperbaiki jaring di dermaga Tambaklorok, Semarang Utara, Kota Semarang, Kamis (19/3/2026). Mereka memilih libur selama lebaran di tengah himpitan ekonomi akibat musim baratan yang berkepanjangan.


Hasil uang gadai tersebut digunakan pula oleh Sodikin sebagai modal untuk tidak melaut. Ia rencanya libur melaut sampai 10 hari. Ia libur selama itu karena cuaca laut masih belum ramah untuk melaut.

Selain itu, pergi melaut saat Lebaran juga terasa percuma, karena Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan pasar banyak yang libur.

"Misal maksa melaut jual ikannya bingung ke mana," bebernya. 

Baca juga: Bukan 4, Pelaku Penyerangan Aktivis Andrie Diduga Belasan Orang, Hasil Investigasi TAUD

Baginya, selama Lebaran wajib untuk tidak melaut sebagai bentuk menghormati hari raya Idulfitri.

"Ya kami rayakan hari raya dulu sambil perbaiki alat tangkap sehingga lebih siap melaut saat cuaca nanti sudah cerah," jelasnya.

Meliburkan Diri Selama Lebaran

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved