Berita Viral

PRABOWO Wacanakan Potong Gaji Menteri, Purbaya Setuju: Itu Bagus, Gajinya Memang Kegedean

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan gaji menteri masih tergolong sangat tinggi. 

Kompas.com
DRAMA BPJS NONAKTIF - Menkeu Purbaya menegaskan bahwa negara telah mengalokasikan dana besar untuk menjamin keberlangsungan BPJS Kesehatan PBI pada tahun 2026. (Kompas.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan gaji menteri masih tergolong sangat tinggi. 

Purbaya pun setuju dengan wacana Prabowo untuk memangkas gaji menteri. 

Purbaya menilai wacana pemotongan gaji menteri dan wakil menteri ini adalah kebijakan yang bagus.

Karena menurut Purbaya gaji menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih itu terlalu besar.

"Setuju. Itu kan bagus. Gajinya kegedean kalau itu bagus ya," kata Purbaya saat memenuhi panggilan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (19/3/2026), dilansir Kompas TV.

Baca juga: LAUTAN MANUSIA Antri Menunggu Paket Sembako Idul Fitri dari Presiden Prabowo di Medan

Baca juga: Waspada! Pasang Rob Diprediksi Capai 2,7 Meter di Perairan Belawan di Periode 18-23 Maret 2026

Efisiensi Anggaran Kementerian dan Lembaga

Selanjutnya terkait wacana efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga, Purbaya mengaku awalnya ia ingin tiap kementerian bisa memotong sendiri anggaran mereka.

Namun Purbaya merasa khawatir, jika nantinya kementerian dan lembaga itu tidak mau memotong anggaran mereka dan malah menaikkan anggaran.

Untuk itu Purbaya pun memutuskan akan menentukan kebutuhan pemotongan anggaran di tiap kementerian, baru nantinya pihak kementerian dan lembaga yang menyesuaikan kebutuhannya.

"Tadinya kementerian untuk memotong sendiri tapi mereka kalau Kalau disuruh gitu enggak mau motong dia naikin semua malah."

"Kalau gitu saya butuhkan saya potong berapa persen nanti mereka yang sesuaikan nanti kita kasih tahu ke mereka," ungkap Purbaya.

Pernyataan Prabowo soal Potong Gaji Menteri hingga DPR

Sebelumnya wacana potong gaji tersebut telah diungkapkan Presiden Prabowo Subianto Dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026) lalu.

Prabowo awalnya mengungkit soal negara lain seperti Pakistan yang memotong gaji anggota DPR dan menterinya di tengah situasi krisis akibat konflik Timur Tengah. 

Sebab, kata Prabowo, Pakistan sudah menganggap situasi ini sebagai kategori kritis, bahkan sama seperti wabah Covid-19 lalu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved