Berita Viral
Wakapolres Bima Kota dan 16 Polisi Lainnya Diperiksa Terkait Peredaran Narkoba AKP Malaungi
Polda NTB memanggil Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, dan 16 polisi di Bima dan Dompu untuk diperiksa.
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus narkoba yang menyeret Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan Kasatresnarkoba AKP Malaungi masih menjadi bola panas.
Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memanggil Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman dan 16 polisi di Bima dan Dompu untuk diperiksa.
Herman dkk dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus peredaran narkoba yang menjerat AKP Malaungi.
"Iya, saya diperiksa Propam Polda NTB terkait kasus narkoba," kata Herman saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026) malam.
Herman menjelaskan, sebelum menjalani pemeriksaan di Bidang Propam Polda NTB pada Sabtu (28/2/2026) kemarin, dia terlebih dahulu menjalani tes urine.
Alhasil, dia dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba.
Selain memberikan kesaksian dalam kasus narkoba yang menjerat AKP Maulangi, Herman juga ikut menjadi saksi untuk kasus narkoba Bripka Irfan.
"Ya, sebagai saksi," ujarnya.
Selain Herman, Polda NTB disebut ikut memeriksa 16 orang anggota polisi lainnya dalam kasus narkoba AKP Maulangi dan Bripka Irfan.
Ke-16 polisi tersebut masing-masing bertugas di wilayah Polres Bima Kota, Polres Bima dan Polres Dompu.
"Ada 17 orang dari kota, kabupaten dan Dompu," tandasnya.
Pemecatan AKBP Didik dan AKP Malaungi
Terkait kasus narkoba ini, AKBP Didik Putra Kuncoro dan AKP Malaungi dijatuhkan sanksi pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Terungkap juga bahwa AKBP Didik ternyata sudah tiga kali menerima aliran uang dari bandara narkoba. Total uang yang diterima Rp 2,85 miliar.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap menyebut uang itu diterima Didik melalui AKP Malaungi.
“Uang Rp2,8 M diserahkan sebanyak tiga kali dengan rincian pertama Rp 1,4 M, kedua Rp 450 juta, ketiga Rp 1 M,” kata Zulkarnain, Jumat (20/2/2026).
| Bupati Fadia Arafiq Dipapah saat Masuk ke Mobil Tahanan KPK, Terungkap Dia dan Anak Intervensi Kadis |
|
|---|
| NASIB Dua Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz yang Dikuasai Iran, Bahlil: Lagi Upaya Diplomasi |
|
|---|
| Polisi Ungkap Kosmetik LC Beauty Mengandung Merkuri, Tersangka ML Tak Ditahan Alasan Hamil |
|
|---|
| KRONOLOGI Bertrand Tewas Kena Tembakan Polisi, Kapolrestabes Makassar: Tak Sengaja Pistolnya Meletus |
|
|---|
| NASIB Nilai Tukar Rupiah Melemah Nyaris Rp 17.000 Per Dolar AS, Ini Penjelasan Anak Buah Purbaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AKPMalaungiiiisdsff.jpg)