Berita Viral
Emak-emak Pengendara Mobil Berani Toyor Kepala Polisi Saat Ditertibkan, Kini Si Polisi Lapor Polisi
Merasa tindakan tersebut telah melampaui batas, Brigadir Renaldy Sandes akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
TRIBUN-MEDAN.com - Aksi seorang emak-emak pengendara mobil di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi sorotan lantaran berani menoyor kepala polisi sehingga viral di media sosial.
Pengendara yang diketahui mengemudikan mobil Daihatsu Sigra terlihat bersikap arogan saat ditegur petugas karena berhenti di lokasi terlarang, bahkan sampai melakukan kekerasan fisik terhadap anggota kepolisian.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman KM 4,5, tepat di depan SD Muhammadiyah 14 Palembang, Kamis (26/2/2026).
Lokasi tersebut dikenal sebagai titik rawan kemacetan, terutama akibat kendaraan yang berhenti atau parkir sembarangan di sekitar halte bus.
Baca juga: Pelaku Hipnotis Wanita di Medan Baru Diringkus Polisi, Diduga Beraksi Berkali-kali
Awal Kejadian di Lokasi Macet
Saat kejadian, Brigadir Renaldy Sandes, anggota Sat PJR Ditlantas Polda Sumatera Selatan, sedang melakukan pengaturan lalu lintas. Ia mendapati sebuah mobil berhenti tepat di depan halte bus, sehingga mempersempit jalur dan memicu kemacetan dari arah pasar menuju KM 5.
“Warga Palembang pasti tau, gimana macetnya lokasi ini yang diakibatkan parkir atau berhenti tidak pada tempatnya,” tulis Brigadir Renaldy dalam unggahannya.
Petugas kemudian melakukan penindakan dengan menempelkan barcode konfirmasi pelanggaran menggunakan ETLE Mobile Handheld. Namun, pengendara wanita tersebut justru keluar dari mobil dengan emosi dan melontarkan kata-kata yang tidak pantas.
Baca juga: Pekan Apes Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saudi, Gagal Penalti Hingga Alami Cedera
“Pada saat penertiban ada emak-emak yang protes dan sampai menoyor dan mengatakan hal yang tidak perlu diucapkan,” tulisnya.
Pengendara tersebut berdalih tidak parkir, melainkan hanya berhenti sebentar. Padahal, berhenti di depan halte bus tetap dilarang karena mengganggu arus lalu lintas dan fungsi transportasi umum.
“Ibu ini berkelit kalau dia bukan parkir namun hanya berhenti, padahal jelas ibu ini berada di depan halte bus,” tegasnya.
Baca juga: KORBAN Tewas di Iran Capai 148 Orang, di Antaranya 8 Pejabat Negara dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah
Polisi Laporkan Dugaan Kekerasan
Merasa tindakan tersebut telah melampaui batas, Brigadir Renaldy Sandes akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
Laporan resmi diterima di SPKT Polda Sumatera Selatan dengan dugaan tindak pidana melawan petugas.
Saat dikonfirmasi, Sandes menjelaskan bahwa awalnya ia bersama rekan hendak menertibkan truk besar yang masuk kota.
Setelah kembali ke lokasi, ia menemukan beberapa kendaraan masih berhenti di area terlarang.
Emak-emak Toyor Kepala Polisi
Polisi Lapor Polisi Ditoyor Emak-emak
Ibu Pengendara Mobil Marah Toyor Kepala Polisi
| Sertu MB Melarikan Diri saat Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Bocah SD |
|
|---|
| AWAL Terbongkarnya Eks Finalis Puteri Indonesia Jadi Dokter Kecantikan Palsu, Korban Cacat Permanen |
|
|---|
| BANTAHAN Erin Dituduh Aniaya ART, Ngaku tak Ada Masalah dengan H, Kini Laporkan Balik |
|
|---|
| Pengusaha Warkop Agam di Medan Diduga Selingkuh dan KDRT, Ica: Saya Sudah Visum |
|
|---|
| Nasib Brigadir YM Polwan di NTT Dipecat Usai Mencuri Uang Rp1,1 Juta di Salon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Polisi-tetibkan-emak-emak.jpg)