Berita Viral

Tanggapan Mabes Polri soal Peran Brimob Dibatasi, Aksi Arogan Menewaskan Arianto Tawakal

Aksi brutal oknum Brimob Bripda Masias Siahaya terhadap seorang anak di Tual Maluku menuai kritikan.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
SIDANG OKNUM BRIMOB - Bripda Masias Siahaya, anggota Brimob Polda Maluku, tersangka penganiaya pelajar hingga tewas di Kota Tual, Maluku. Oknum Brimob tersebut menjalani sidang kode etik di Bidang Propam Polda Maluku, Selasa (24/2/2026) dini hari.Bripda Masias dipecat 

Ringkasan Berita:Tuntutan Peran Brimob Dibatasi
 
  • Oknum Brimob Bripda Masias Siahaya aniaya seorang anak di Tual Maluku menuai kritikan.
  • Anggota Brimob Bripda Masias dianggap bertindak terlalu berlebihan, arogan.
  • Arianto dihantam pakai helm saat patroli balap liar
  • Korban terjatuh, kondisinya mengenaskan hingga akhirnya meninggal.
  • Mabes Polri menanggapi tuntutan agar peran Brimob dibatasi 

 

TRIBUN-MEDAN.com - Aksi brutal oknum Brimob Bripda Masias Siahaya terhadap seorang anak di Tual Maluku menuai kritikan.

Korban merupakan siswa MTsN Malra yang bernama Arianto Tawakal (14).

Anggota Brimob Bripda Masias dianggap bertindak terlalu berlebihan, arogan.

Arianto dihantam pakai helm saat patroli balap liar pada Kamis (19/2/2026).

Korban terjatuh, kondisinya mengenaskan hingga akhirnya meninggal.

OKNUM BRIMOB ANIAYA SISWA : (Kiri) oknum Brimob Bripda MS hajar siswa SMP pakai helm. Korban meninggal
OKNUM BRIMOB ANIAYA SISWA : (Kiri) oknum Brimob Bripda MS hajar siswa SMP pakai helm. Korban meninggal (TRIBUN MEDAN/Tangkapan layar Instagram)

Brimob pun jadi sasaran kritik hingga muncul desakan agar peran satuan Brigade Mobile (Brimob) dibatasi di tengah masyarakat.

Desakan tersebut muncul dari Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur.

Hal itu menyusul kematian Siswa MTsN Malra Arianto Tawakal (14) yang dipukul menggunakan helm oleh Bripda Masias Siahaya Anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku hingga meninggal dunia.

Respons Mabes Polri

Mabes Polri merespons usulan itu, Kadiv Humas Polri Irjen Jhonny Edison Isir menerangkan bahwa sejarah jejak kehadiran dan pengabdian Brimob Polri di tengah-tengah masyarakat sangat panjang. 

Menurutnya, Brimob hadir mulai dari penanganan tanggap darurat bencana alam seperti di Sumut, Aceh dan Sumbar yang masih tergelar sampai sekarang.

"Hingga kepada pelayanan dan perlindungan keselamatan masyarakat pada tahapan penghentian konflik sosial," ujar Irjen Johnny kepada wartawan Selasa (24/2/2026).

BKO Brimob Polri kuga kerap berfungsi sebagai penguatan dan pelapisan kepada satuan-satuan kewilayahan khususnya polres/ta jajaran yang bertujuan memastikan perlindungan keamanan dan keselamatan masyarakat.

BRIMOB ANIAYA SISWA - Bripda Masias Victoria Siahaya (tengah) resmi dipecat usai menganiaya siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga tewas di Tual, Maluku dalam sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri, yang digelar pada Senin (23/2/2026).
BRIMOB ANIAYA SISWA - Bripda Masias Victoria Siahaya (tengah) resmi dipecat usai menganiaya siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga tewas di Tual, Maluku dalam sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri, yang digelar pada Senin (23/2/2026). (TRIBUN MEDAN/Ho - Polda Maluku)

"Polri berterima kasih dan mengapresiasi setiap masukan dan kritikan konstruktif dari setiap elemen masyarakat," ujar mantan Kapolrestabes Medan tersebut.

Hal itu menjadi perhatian Polri sebagai institusi sipil yang terbuka di era demokrasi - supremasi sipil dengan nilai-nilai HAM, supremasi hukum dan prinsip transparansi serta akuntabilitas.

Tarik Semua Pasukan Brimob

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved