Polisi Kantongi Identitas E, Buru Bandar Narkoba kepada Eks Kapolres Bima AKBP Didik

Nama E sendiri muncul setelah kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap AKBP Didik yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Bima Kota. 

|
Kompas.com
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir saat ditemui di Mabes Polri, Minggu (15/2/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI) 

TRIBUN-MEDAN.com - Polisi telah mengantongi identitas E, sosok bandar yang diduga pemasok narkoba kepada mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

“Identitas bandar dengan inisial E saat ini profil lengkapnya sudah ada. Saat ini sedang dalam proses untuk pengejaran dan penangkapan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, dalam keterangan pers di Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026) malam.

Nama E sendiri muncul setelah kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap AKBP Didik yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Bima Kota. 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sejauh ini, barang bukti yang ada di AKBP DPK diperoleh dari tersangka AKP ML (Malaungi), ini dari salah satu tokoh jaringan dengan inisial E," ujar Johnny.

Baca juga: UPDATE Klasemen Championship: PSMS Medan Tembus 4 Besar, Potensi Digeser Hasil Sriwijaya Vs Bekasi

Ia pun meminta masyarakat untuk ikut dalam memerangi narkoba. Tegasnya, narkoba merupakah hal yang dapat membahayakan generasi muda Indonesia.

"Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat sebagai bagian dari wujud komitmen untuk melaksanakan perang secara total terhadap tadi, peredaran gelap, penyalahgunaan dari narkotika yang membahayakan generasi bangsa Indonesia," ujar Johnny.

Kasus AKBP Didik ini berawal dari tertangkapnya dua orang asisten rumah tangga tersangka anggota Polri atas nama Bripka inisial IR dan istrinya inisial AN dengan barang bukti sabu 30,4 gram.

Baca juga: WARGA Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi Doakan Panjang Umur, Umar Hasibuan: Semakin Aneh

Baca juga: Deretan Teror ke Anggota DPRD: Rumah Ditembak OTK di Jateng, Mobil di Sumut Dilempar Batu

Dari interogasi terhadap dua orang itu, ada keterlibatan AKP ML atau Kepala Satuan Narkoba Polres Bima Kota AKP Maulangi.

Lantas, AKP Maulangi menyatakan ada keterlibatan dari AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Didik pun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran narkoba. Ia kedapatan memiliki sebuah koper berisi narkoba yang ditemukan di kediaman Aipda Dianita di Tangerang, Banten.

Akibatnya, Didik disangka melanggar Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan Pasal 62 UU Nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika juncto lampiran 1 nomor urut 9 UU Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

AKBP Didik Pakai Narkoba Sejak Agustus 2025

Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diduga telah mengkonsumsi narkoba sejak Agustus 2025.

Dugaan tersebut menjadi bahan yang akan didalami oleh kepolisian dalam pemeriksaan terhadap AKBP Didik. 

"Dari hasil pemeriksaan sejauh ini, diduga itu sejak bulan Agustus tahun lalu. Namun, itu jadi bahan untuk didalami," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, dalam keterangan pers di Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026) malam. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved