Korupsi Sawit
Usai Geledah Rumah Eks Menteri LHK Siti Nurbaya, Kejagung Periksa 20 Saksi Kasus Tata Kelola Sawit
Usai melakukan penggeledahan rumah mantan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, penyidik Kejagung memeriksa puluhan saksi
TRIBUN-MEDAN.com - Usai melakukan penggeledahan rumah mantan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Siti Nurbaya Bakar, penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa puluhan saksi.
Hal ini terkait dugaan korupsi tata kelola perkebunan dan industri sawit tahun 2015-2024.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna mengatakan penyidik telah memeriksa lebih dari 20 orang saksi dalam perkara yang statusnya sudah naik tingkat penyidikan ini.
"Informasi lebih dari 20 saksi, ada dari pihak birokrasi, ada dari swasta," kata Anang saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).
Meski begitu dari 20 saksi yang diperiksa itu belum mencakup nama Siti Nurbaya yang rumahnya digeledah oleh penyidik.
Anang mengaku belum mengetahui jadwal politisi Partai Nasdem itu akan diperiksa oleh penyidik dalam pengusutan perkara tersebut.
"Yang jelas tim tetap melakukan penelusuran tidak hanya berfokus pada yang bersangkutan tapi kan kepada saksi dan pihak-pihak lain yang terindikasi mengetahui atau terlibat dalam case ini," ujarnya.
Proses Penggeledahan Rumah Siti Nurbaya
Penyidik Jampidsus Kejagung melakukan penggeledahan di sejumlah tempat termasuk kediaman Siti Nurbaya pada Rabu (28/1/2026) dan Kamis (29/1/2026) lalu.
Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, penggeledahan kediaman Siti itu dalam rangka penyidikan dugaan korupsi tata kelola perkebunan dan industri sawit tahun 2015-2024.
Syarief mengatakan bahwa penggeledahan ini bukan berkaitan dengan perkara dugaan korupsi tata kelola izin tambang di Konawe Utara yang kini juga diusut oleh pihaknya.
Penggeledahan kediaman Siti Nurbaya itu terkait dugaan korupsi tata kelola perkebunan dan industri sawit.
"Ada beberapa yang nanya ke saya, apakah itu masalah tata kelola tambang? Itu bukan. Itu adalah penyidikan tata kelola dan kebun sawit," ujarnya.
Mantan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta itu juga mengatakan selain kediaman Nurbaya, penyidik juga melakukan penggeledahan tempat lain terkait penyidikan kasus tersebut.
Kendati demikian dia masih enggan membeberkan secara rinci lokasi mana saja yang turut digeledah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rumah-mantan-Menteri-Siti-Nurbaya-Bakar.jpg)