Berita Viral

Sosok Emma Amit, Influencer Filipina Tewas Usai Makan Kepiting Setan, Kejang Sampai Bibir Membiru

Emma Amit, dilaporkan meninggal dunia pada 6 Februari setelah mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai "kepiting setan."

TRIBUN MEDAN/(The New York Post)
Istimewa Emma Amit - influencer makanan asal Filipina meninggal, Emma Amit mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai kepiting setan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Emma influencer Filipina tewas usai makan kepiting setan. Dikenal nelayan berpengalaman.

Kepiting setan menjadi santapan terakhir seorang influencer makanan asal Filipina.

Emma Amit, dilaporkan meninggal dunia pada 6 Februari setelah mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai "kepiting setan."

Perempuan berusia 51 tahun itu diketahui menyantap kepiting tersebut demi konten sebuah video media sosial.

Kematian seorang influencer makanan asal Filipina kini menjadi sorotan.

Influencer bernama Emma Amit itu dilaporkan meninggal dunia pada 6 Februari akibat mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai "kepiting setan", untuk konten di media sosial.

Dalam rekaman video, pecinta kuliner berusia 51 tahun tersebut sedang bersama teman-temannya, memanen kepiting di hutan bakau pada 4 Februari 2026 di dekat rumahnya, di Puerto Princesa, sebuah kota pesisir di Palawan.

Klip tersebut menunjukkan vlogger makanan itu mengangkat kepiting ke mulutnya lalu melahapnya dengan senyum di wajahnya.

Istimewa
Emma Amit - influencer makanan asal Filipina meninggal, Emma Amit mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai kepiting setan.
Istimewa Emma Amit - influencer makanan asal Filipina meninggal, Emma Amit mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai kepiting setan. (TRIBUN MEDAN/(The New York Post))

Hanya butuh kurang dari 24 jam sebelum Emma jatuh sakit parah karena campuran neurotoksin yang kuat membanjiri aliran darahnya.

Para tetangga mengatakan bahwa dia mengalami kejang-kejang saat dilarikan ke klinik setempat.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit setelah kesehatannya semakin memburuk; bibir Emit dilaporkan berubah menjadi biru tua saat ia tidak sadarkan diri.

Para petugas medis telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasien, tetapi sia-sia, Emma meninggal pada tanggal 6 Februari, dua hari setelah mengonsumsi kepiting tersebut.

Laddy Gemang, kepala desa Luzviminda, mengirimkan petugas desa ke rumah Emit untuk menyelidiki.

Mereka menemukan cangkang kepiting setan yang berwarna cerah berserakan di antara sampah-sampahnya.

"Saya melihat cangkangnya, ada sekitar delapan. Saya tidak tahu apakah semuanya kepiting setan, tetapi semuanya tampak sama," ucapnya, melansir dari Kompas.com.

Dikenal Sebagai Nelayan Berpengalaman

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved