Berita Viral

Duduk Perkara Oknum Polisi Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Mendadak Terlampir BB Narkoba di BAP

Viral di medos, seorang tersangka protes seraya memvideokan kelakuan sewenang-wenang oknum penyidik kepolisian.

|
Editor: Salomo Tarigan
Via KOMPAS.COM
Ilustrasi/petugas kepolisian Viral di medos, seorang tersangka protes seraya memvideokan kelakuan sewenang-wenang oknum penyidik kepolisian.Diduga, Berita acara pemeriksaan (BAP)  tersangka terjerat kasus penganiayaan diubah jadi  penyalahgunaan narkoba. 

Ringkasan Berita:Kelakuan Oknum Polisi Ubah BAP
 
  • Viral di medos, seorang tersangka protes seraya memvideokan kelakuan sewenang-wenang oknum penyidik kepolisian.
  • Diduga, Berita acara pemeriksaan (BAP)  tersangka terjerat kasus penganiayaan diubah jadi  penyalahgunaan narkoba.
  • Tersangka mempertanyakan rincian barang bukti narkoba yang tertulis dalam BAP-nya.
  • Dugaan rekayasa kasus oleh oknum anggota Polsek Cilandak jadi sorotan 
  • Tim Propam Polres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan pemeriksaan internal

 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral di medos, seorang tersangka protes seraya memvideokan kelakuan sewenang-wenang oknum penyidik kepolisian.

Diduga, Berita acara pemeriksaan (BAP)  tersangka terjerat kasus penganiayaan diubah jadi  penyalahgunaan narkoba.

Dalam video yang beredar di media sosial pada Senin (2/2/2026), seorang pria tampak mempertanyakan rincian barang bukti narkoba yang tertulis dalam BAP-nya.


"Kasus penganiayaan tapi kenapa di BAP saya terlampir barang-barang narkoba di BAP saya tadi?" kata pria tersebut.

"Nggak boleh kayak gitu, saya punya relasi juga ke Kapolres lho," imbuh dia.

 

Setelahnya, penyidik meminta kertas BAP tersebut untuk disobek. Namun, perekam video menolaknya dan memilih untuk menyimpan BAP itu sebagai bukti.

"Sini kertasnya pak, berkas-berkasnya saya sobek," ujar penyidik.

.

 

"Nggak boleh gitu, ini bukti buat saya," tutur pria perekam video.
 

Dugaan rekayasa kasus yang melibatkan oknum anggota Polsek Cilandak menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Informasi tersebut beredar melalui unggahan akun Instagram @saukansamallo yang menyoroti kejanggalan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada kasus dugaan penganiayaan.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa berkas BAP yang hendak ditandatangani tidak sesuai dengan hasil klarifikasi yang telah disampaikan oleh pihak terperiksa.

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved