Berita Nasional

Sosok Brigjen Purn Siswandi, Tantang Roy Suryo Sumpah Pocong soal Ijazah Jokowi

Brigjen Pol (Purn) Siswandi tantang Roy Suryo untuk menjalani sumpah pocong terkait polemik ijazah Joko Widodo

Tayang:
TRIBUN MEDAN
SOSOK SISWANDI - Kolase foto Jokowi, Brigjen Pol Purn Siswandi, Roy Suryo dan ijazah Jokowi. Eks Jenderal Siswandi mendadak jadi perbincangan setelah melayangkan tantangan sumpah pocong ke Roy Suryo terkait polemik ijazah Jokowi. 

Dalam pernyataannya, Siswandi juga mengingatkan bahwa pihak Universitas Gadjah Mada telah memberikan klarifikasi resmi terkait keaslian ijazah Jokowi.

Rektor UGM, Prof Ova Emilia, disebut telah memastikan dokumen akademik tersebut sah.

"Rektor yang mengeluarkan aja bilang asli. Anda nggak ada urusannya bilang palsu. Apa kapabilitas anda?" kata dia.

Menutup pernyataannya, Siswandi menyarankan Roy Suryo untuk lebih banyak melakukan refleksi spiritual agar mendapat ketenangan dan kejernihan berpikir.

"Saya sarankan anda salat tahajud agar dikasih pencerahan. Salat tobat, salat tahajud silakan," pungkasnya.

Sebagai informasi, isu dugaan ijazah palsu Jokowi telah mencuat sejak 2022 dan terus menjadi perdebatan publik.

Meski demikian, Jokowi dan pihak kampus berulang kali menegaskan bahwa ijazah tersebut asli dan dikeluarkan secara sah oleh Universitas Gadjah Mada.

Sosok Siswandi

Bukan orang sembarangan, Siswandi memiliki rekam jejak panjang di korps Bhayangkara hingga dunia sosial dan hukum pasca-pensiun.

Lahir di Medan pada 5 Juli 1959, karier Siswandi mulai bersinar saat menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota pada medio 2002 hingga 2004.

Kedekatannya dengan masyarakat dan jurnalis di Cirebon membuat namanya tetap harum hingga dua dekade setelah ia meninggalkan kota tersebut.

Direktur BNN, Aktivis Anti-Narkoba dan Pengacara Senior

Karier kepolisiannya terus menanjak saat ia dipromosikan ke Bagian Narkoba Bareskrim Polri.

Prestasi puncaknya di bidang ini tercatat saat ia ditunjuk sebagai Direktur Pertama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pengalaman ini membentuk karakternya yang tegas namun tetap humanis.

Memasuki masa purna tugas, Siswandi tidak memilih untuk berdiam diri.

Semangatnya melawan narkoba diwujudkan dengan mendirikan GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba).

Selain itu, ia juga aktif di ormas Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) dan menyalurkan hobi seninya melalui Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).

Tak hanya aktif di kegiatan sosial, Siswandi kini juga merambah dunia hukum secara profesional.

Ia tercatat sebagai pendiri Jagratara Merah Putih Law Firm dan tergabung dalam organisasi advokat ternama, Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved