Berita Nasional

Zulhas Mengaku Pemerintah Kerja Sejak Subuh: Kami Bekerja dari Jam 06.00 Turun ke Lapangan

Hal tersebut disampaikan Menko yang karib disapa Zulhas itu saat kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo

|
Instagram
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengangkat beras saat memberikan bantuan bencana di Sumatera Barat. PAN menyebut Zulhas tidak sedang pencitraan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan belakangan ini menjadi sorotan, apalagi di tengah bencana yang dialami rakyat Sumatera.

Zulhas sapaan karibnya mengaku bekerja sejak subuh untuk memastikan progam pemerintah berjalan dengan lancar.

Hal tersebut disampaikan Menko yang karib disapa Zulhas itu saat kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (23/12/2025).

Zulhas menyebut, pemerintah bekerja secara intensif sejak pagi hari untuk memastikan seluruh kebijakan pangan benar-benar berjalan di lapangan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami bekerja dari jam 06.00 setiap hari ini jalan terus. Turun ke lapangan, mengecek satu per satu program agar semuanya berjalan sungguh-sungguh,” ujarnya pada Selasa.

ZULKIFLI HASAN - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di acara 16th Kompas 100 CEO Forum di ICE BSD Tangerang, Rabu (26/11/2025). Zulkifli Hasan jadi perbincangan di media sosial dituding sebagai pihak yang bertanggung jawab atas bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
ZULKIFLI HASAN - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di acara 16th Kompas 100 CEO Forum di ICE BSD Tangerang, Rabu (26/11/2025). Zulkifli Hasan jadi perbincangan di media sosial dituding sebagai pihak yang bertanggung jawab atas bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. (Tribunnews.com/Tangkapan Layar Tribunnews)

Menurut dia, pemantauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendistribusian pupuk bersubsidi, perbaikan irigasi hingga pengembangan kampung nelayan dan sektor perikanan.

“Kita cek dapur MBG, kita cek pupuk, irigasi, kampung nelayan, ikan tangkap, sampai tambak. Semua kita monitor supaya program ini benar-benar meningkatkan pendapatan rakyat,” kata Zulhas.

Dia pun menegaskan, kebijakan pangan yang dijalankan saat ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menekan biaya hidup masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan juga meninjau sejumlah infrastruktur pertanian dan berdialog langsung dengan petani serta nelayan.

Menurut Zulhas, pemerintah tidak ingin hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi memastikan kondisi riil di lapangan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

“Kita tidak mau hanya laporan. Kita lihat langsung, kita dengar langsung dari petani dan nelayan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, dia berharap, keterlibatan langsung pemerintah pusat di lapangan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di sektor pangan serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Dia juga mengajak media untuk turut menyampaikan kepada publik berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan pemerintah dalam membangun sektor pangan nasional.

“Ini perlu disampaikan ke masyarakat. Kita kerja, kita turun langsung, supaya rakyat merasakan hasilnya,” ujar Zulhas.

Tinjau Bendung Irigasi

Pada hari itu, Zulhas meninjau langsung Bendung Irigasi Siwatu untuk memastikan proyek rehabilitasi berjalan sesuai rencana dan mampu menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved