Banjir dan Longsor di Sumatera

Petinggi Gerindra Serahkan Pencopotan Bupati Aceh Selatan ke DPRD, Prabowo Bilang Copot

Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS dicopot dari jabatanya sebagai Katua DPC Partai Gerindra Aceh Selatan. Kini Mirwan MS pun di ambang pencopotan

Editor: Salomo Tarigan
Kolase Tribun Medan/Istimewa
SUFMI DASCO - Presiden RI yang juga Ketum Partai Gerindra Prabowo dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (kanan) 

TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS dicopot dari jabatanya sebagai Katua DPC Partai Gerindra Aceh Selatan.

Kini Mirwan MS pun di ambang pencopotan sebagai bupati.

Perintah Prabowo Subianto agar mendagri memproses pencopotan Mirwan MS.

Sebelumnya sang bupati jadi sorotan karena pergi umrah bersama istrinya.

BUPATI UMRAH - Bupati Aceh Selatan Mirwan MS terlihat saat ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi, awal Desember 2025. Foto diambil saat ia berada di area Masjidil Haram bersama jemaah lainnya.
BUPATI UMRAH - Bupati Aceh Selatan Mirwan MS terlihat saat ibadah umrah di Makkah, Arab Saudi, awal Desember 2025. Foto diambil saat ia berada di area Masjidil Haram bersama jemaah lainnya. (@falconpictures_/HO/IST/Tangkapan Layar YouTube ABC News/Instagram)

Kepala daerah tersebut meninggalkan rakyat Aceh Selatan yang menderita akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Terkait pencopotan Mirwan MS, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara suara.

Dasco mengatakan, Gerindra menyerahkan sepenuhnya mengenai keputusan tersebut kepada DPRD setempat. 

"​Kalau itu kan sesuai dengan mekanisme yang ada. Kita negara demokrasi, ya kita serahkan nanti kepada DPRD setempat," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Namun, ia mengaku telah meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian untuk memberhentikan sementara Mirwan MS.

Dasco mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Tito untuk memberikan sanksi kepadanya. 

"Tidak hanya diperiksa, tapi kami kemudian mengusulkan agar yang bersangkutan diberhentikan sementara," ucapnya. 

Wakil Ketua DPR RI ini juga meminta Tito untuk segera menunjuk pelaksana tugas (Plt).

"Dan ditunjuk Plt untuk melaksanakan tugas-tugas supaya lebih maksimal dalam penanganan bencana di daerah tersebut," ujar Dasco. 

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan, pemeriksaan terhadap Mirwan akan dilakukan secara menyeluruh dan mendalam.

Menurut Bima, klarifikasi detail mengenai keberangkatan sang bupati sangat penting. Termasuk memastikan apakah perjalanan tersebut benar merupakan ibadah umrah, berangkat bersama siapa, serta sumber pembiayaannya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved