Berita Viral

RINCIAN Lengkap Penjarahan Minimarket dan Penyimpanan Bahan Pangan Pascabencana Banjir di Sibolga

Rincian Lengkap Penjarahan Fasilitas Penyimpanan Bahan Makanan dan Minimarket Pascabencana Banjir di Kota Sibolga Sumatera Utara.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN
Selain mengevakuasi korban bencana banjir bandang dan longsor, jajaran Polres Sibolga bersama TNI menambah tugas untuk memperketat pengamanan di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Sibolga, Sumatera Utara, setelah terjadi aksi penjarahan yang dilakukan massa pada Sabtu, 29 Agustus 2025. (Istimewa) 

Rincian lengkap penjarahan fasilitas penyimpanan bahan pangan dan minimarket pascabencana banjir bandang di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Untuk saat ini sebanyak 16 orang telah diamankan aparat.

Situasi Darurat dan Penanganan Pascabencana di Kota Sibolga:

Ringkasan Berita:
  • Penjarahan Minimarket Pascabencana
  • Sejumlah Lokasi Dijarah Warga
  • Kondisi Pusat Perbelanjaan Diamankan Aparat
  • Upaya Pemulihan Kondisi Kota Sibolga
  • Sedikitnya 16 Warga Telah Diamankan Polisi

 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pasca-bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga, Sumatera Utara, situasi darurat memicu aksi penjarahan terhadap sejumlah fasilitas penyimpanan bahan pangan dan minimarket.

Setelah minimarket seperti Alfamart dan Indomaret dijarah, Gudang Bulog Sarudik menjadi sasaran warga yang diduga merupakan korban terdampak bencana.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa massa memaksa masuk dengan merobohkan pagar dan mengambil beras serta minyak goreng.

Aparat keamanan berupaya menghalau, namun desakan kebutuhan pangan membuat situasi sulit dikendalikan.

Bulog masih mendata kerugian akibat beras dan minyak goreng yang diambil.

Koordinasi terus dilakukan agar distribusi bantuan segera pulih dan situasi kembali kondusif.

Pihak Bulog telah meminta tambahan pengamanan dari Polres Sibolga dan Kodim Tapanuli Tengah, namun fokus utama aparat saat itu adalah evakuasi korban dan penanganan darurat.

Gangguan jaringan telekomunikasi juga menghambat koordinasi lapangan.

Selain mengevakuasi korban dan penanganan darurat, Polres Sibolga bersama TNI malah menambah tugas untuk memperketat pengamanan di pusat perbelanjaan dan melakukan deteksi serta pemantauan situasi untuk mencegah aksi lanjutan.

Untuk sementara ini, 16 orang pelaku penjarahan telah diamankan dengan barang bukti berbagai kebutuhan rumah tangga.

Kondisi Pusat Perbelanjaan di Kota Sibolga

Beberapa pusat perbelanjaan masih aman dan terkendali, antara lain Swalayan Aido, Nauli Swalayan, Indomaret Simpang Albertus, Indomaret Sibolga, dan Alfamart Jalan Sutoyo Siswomiharjo.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved