Berita Viral

5 Pelaku Penembakan Zetro Leonardo Purba Staf KBRI di Peru, Terkuak Identitasnya

Babak baru pengusutan kasus penembakan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, Zetro Leonardo Purba,

Editor: Salomo Tarigan
Peru21 via kompas
PELAKU PENEMBAKAN STAF KBRI - Tampang satu dari 5 pelaku terlibat kasus penembakan staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba, yang ditangkap polisi. 5 terduga pelaku sudah ditangkap aparat keamanan Peru. 

TRIBUN-MEDAN.com - Babak baru pengusutan kasus penembakan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, Zetro Leonardo Purba,

Lima pelaku yang terlibat kasus penembakan Zetro Leonardo Purba, sudah ditangkap pihak Kepolisian Nasional Peru (PNP).

Para pelaku itu ditangkap dalam operasi besar yang dilakukan di kawasan San Martín de Porres pada Rabu (10/9/2025).

PELAKU PENEMBAKAN DIPLOMAT RI- Kepolisian Nasional Peru telah merilis foto lima orang terduga pelaku terlibat dalam penembakan yang menewaskan  Diplomat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Zetro Leonardo Purba.
PELAKU PENEMBAKAN DIPLOMAT RI- Kepolisian Nasional Peru telah merilis foto lima orang terduga pelaku terlibat dalam penembakan yang menewaskan Diplomat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Zetro Leonardo Purba. (Tangkapan layar X/@PoliciaPeru)

Seperti diketahui, Zetro Leonardo Purba ditembak mati di kawasan Lince, Lima, pada Senin (1/9/2025) malam waktu setempat.

Aksi penembakan terhadap Zetro terekam CCTV.

Tersangka penembak Zetro Leonardo Purba itu terdiri dari tiga warga negara Venezuela dan dua warga Kuba yang disebut sebagai anggota kelompok kriminal Los Maleantes del Cono.

Kelompok kriminal Los Maleantes del Cono merupakan jaringan yang dikenal kerap melakukan pemerasan dan pembunuhan bayaran di ibu kota Peru.

 

Baca juga: PSMS Medan Lakukan Evaluasi Usai Kalah Lawan Persekat Tegal

Mulai Terungkap 

Berdasarkan hasil investigasi, polisi mengidentifikasi Yaiker Antonio Echenagucia Quijada, alias Malako, sebagai pelaku yang menembakkan pistol hingga menewaskan Zetro.

Sementara itu, Wilson Jose Soto Lopez, alias El Primo, mengaku ikut terlibat dalam eksekusi dengan menjadi pengendara motor yang digunakan saat serangan.

Kendaraan bermotor yang dipakai dalam penembakan telah ditemukan dan cocok dengan rekaman kamera pengawas.

Polisi juga menyita sepucuk pistol merek Taurus dengan enam peluru aktif, yang diduga kuat merupakan senjata yang digunakan untuk menembak korban.

"Senjata ini bahkan sempat diarahkan ke petugas ketika operasi penangkapan berlangsung," kata sumber kepolisian Peru, dikutip dari media lokal.

Saat ini, Quijada dan Soto Lopez ditahan sementara selama tujuh hari untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai peran mereka dan keterlibatan pihak lain.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved