Berita Viral

PILU Mahasiswi UMP Dilecehkan Karang Taruna Saat KKN, Polisi Turun Tangan, Pelaku Terbahak-bahak

Pilu mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) diduga dilecehkan pengurus karang taruna saat KKN di Ogan Ilir, Sumatera Selatan

Dokumen Pribadi
MAHASISWI KKN OI- Aktivitas mahasiswa KKN di Desa Seri Kembang 1 pada Senin (4/8/2025). Diketahui salah seorang peserta KKN diduga menjadi korban pelecehan seksual. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Pilu mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) diduga dilecehkan pengurus karang taruna saat KKN di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Adapun seorang mahasiswi UMP berinsial S melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya saat mengikuti progam KKN.

Kasus ini terjadi pada akhir Agustus 2025 dan telah resmi dilaporkan ke Polres Ogan Ilir.

Menurut keterangan korban, sejak awal pelaksanaan KKN, dirinya dan rekan-rekan sudah merasa tidak nyaman karena sering diganggu sejumlah pemuda desa.

Dua orang yang paling sering disebut datang ke posko mahasiswa adalah HT, pengurus Karang Taruna desa, serta SK, Kepala Dusun 2 Seri Kembang 1.

Menurut pengakuan S, mereka sering mengganggu dan menggoda mahasiswi yang tinggal di posko, bahkan memaksa untuk berinteraksi dengan dalih akan mempengaruhi penilaian KKN.

“Mereka gedor pintu kamar dan bilang, ‘saya kasih kecil nilai kamu’,” ujar S melalui perantara, Rabu (10/9/2025).

Baca juga: KRONOLOGI Pasien Epilepsi Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Dicegah Ibu, Korban Tolak Dirawat

Ketegangan memuncak pada Kamis malam (28/8/2025), saat malam penutupan program KKN

Korban mengaku dilecehkan oleh kedua terduga pelaku.

Ia dikurung bersama HT di dalam kamar, sementara SK memegang kunci dari luar.

Upaya salah satu rekan mahasiswi yang mencoba menolong justru berujung pada pengusiran paksa dari kamar.

Menurut S, saat itu ada seorang rekannya sesama mahasiswi di dalam toilet di kamar tersebut.

Melihat kejadian tersebut, rekan S  mendorong kedua pelaku.

"Teman saya dorong dua orang itu tapi justru diseret keluar kamar. Saya mau keluar kamar juga tapi dipaksa ditarik ke dalam," tutur S.

Baca juga: KOMBES MUSTOFA Minta Maaf Ada Anggotanya yang Saran Lepaskan Maling Motor yang Ditangkap Warga

S pun menangis dan berteriak minta tolong, namun kedua pelaku tertawa terbahak-bahak.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved