Berita Nasional

Hujan Lebat Berpotensi Melanda Sejumlah Wilayah RI, Pemerintah Mulai Siap Siaga

pemerintah sudah mempersiapkan diri guna mengurangi risiko bencana dengan semaksimal mungkin.

Tribun Medan/Muhammad Anil Rasyid
BANJIR - Suasana masyarakat Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, saat mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat rumah mereka terendam banjir, Sabtu (29/11/2025).  

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah mulai siap siaga dengan adanya bencana yang melanda di Indonesia, termasuk ancaman hujan lebat yang akan terjadi di beberapa wilayah di tanah air.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, pemerintah terus waspada akan ancaman hujan lebat yang akan melanda sejumlah wilayah RI.

Pratikno menyebut, adanya potensi hujan lebat itu disampaikan oleh Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Pemerintah terus waspada dan siap siaga, BMKG sudah menyampaikan ada potensi hujan lebat, bahkan sangat lebat sampai akhir tahun ini."

"Termasuk di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Papua," ujarnya dalam konferensi pers yang tayang di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (3/12/2025).

Baca juga: Kapolsek Medan Helvetia Buka Suara soal Temuan Mayat Pria di Sungai Klambir, Ini Identitasnya

Menurutnya, pemerintah sudah mempersiapkan diri guna mengurangi risiko bencana dengan semaksimal mungkin.

"Kami telah mewaspadai dan mempersiapkan sedini mungkin untuk mengurangi risiko semaksimal mungkin," tuturnya.

Bencana di Sumatra Jadi Prioritas Nasional

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), pada Senin (1/12/2025).

Baca juga: ALASAN Verrell Bramasta Pakai Rompi Saat ke Lokasi Banjir, Benarkah Anti Peluru?

Dalam kunjungannya yang berlangsung pada Senin pagi hingga sore hari itu, Prabowo meninjau langsung posko pengungsian, lokasi infrastruktur rusak, hingga berdialog dengan ribuan warga terdampak.

Sebagaimana diketahui, Pulau Sumatra baru saja dilanda bencana besar berupa banjir bandang dan tanah longsor sejak akhir November 2025, dengan korban jiwa mencapai lebih dari 600 orang dan lebih dari 1 juta warga mengungsi.

Pratikno menyatakan, kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi bencana ialah untuk memastikan bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat.

"Pada hari Senin tanggal 1 Desember yang lalu, Bapak Presiden telah meninjau secara langsung ketiga provinsi terdampak untuk memastikan negara hadir dan tidak meninggalkan masyarakat sendirian dalam situasi segenting ini," ujar Pratikno.

Baca juga: SOSOK Aktor Senior Epy Kusnandar Meninggal Dunia, Sempat Divonis Kanker Otak

Menurutnya, Prabowo sudah memimpin langsung koordinasi bersama seluruh kementerian/lembaga, termasuk TNI/Polri dan juga pemerintah daerah serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepala Negara, sambung Pratikno, memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved