Berita Medan
Polrestabes Medan Berikan Pendampingan Mental dan Hukum Janda Korban Maling
Aksi pencurian ini baru diketahuinya saat kembali ke rumah usai dua pekan menjaga sang buah hati di rumah sakit.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Janda beranak tiga, warga Jalan Bromo, Kecamatan Medan Denai mengalami nasib pilu.
Bagaimana tidak, wanita bernama Dewi ini menjadi korban aksi pencurian sebanyak dua kali tak lama setelah ditinggal sang suami meninggal.
Diketahui, kejadian yang dialami Dewi ini berkisar di pertengahan bulan Juni lalu saat ia sedang menjaga anaknya di rumah sakit.
Berdasarkan pengakuannya, satu hari setelah sang suami dimakamkan tepatnya tanggal 2 Juni lalu anak bungsunya harus dilarikan ke rumah sakit.
"Suami saya meninggal tanggal 1 Juni, dimakamkan tanggal 2. Nah tanggal 3 anak saya yang paling kecil masuk rumah sakit, karena memang kena gizi buruk. Saat itu sudah pucat kali hampir pingsan, makanya saya bawa ke rumah sakit," ujar Dewi, Rabu (1/7/2026).
Katanya, aksi pencurian ini baru diketahuinya saat kembali ke rumah usai dua pekan menjaga sang buah hati di rumah sakit.
Akibat pencurian ini, dirinya mengaku kehilangan sejumlah barang berharga di rumahnya mulai dari alat elektronik, barang pecah belah, hingga beberapa barang lainnya.
"Yang hilang pompa air, mesin jahit, piring, HP juga," katanya.
Kisah yang dialami janda beranak tiga ini, diketahui kini sudah menyebar ke khalayak dimana banyak warga yang menaruh simpati.
Bagaimana tidak, nestapa yang menimpa wanita 47 tahun itu datang tiba-tiba bahkan bertubi-tubi di waktu yang berdekatan.
Diketahui, saat ini Polrestabes Medan juga sudah mendapatkan kabar terkait kisah yang dialami oleh Dewi.
Berdasarkan keterangan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, kemarin pihaknya telah bertemu dengan korban untuk melakukan tindak lanjut.
"Kita kemarin sudah bertemu dengan korban, sudah ada beberapa langkah yang kita ambil untuk membantu beliau," ujar Calvijn.
Katanya, adapun langkah yang dilakukan oleh Polrestabes Medan mulai dari memberikan pendekatan kemanusiaan melalui trauma healing dan menyalurkan bantuan kepada korban.
Dirinya menjelaskan, dalam pertemuan kemarin korban telah diberikan bantuan trauma healing (pemulihan psikis) bekerja sama dengan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).
| RS Pirngadi Digeledah, Usut Dugaan Korupsi Dana Layanan Umum Rp 23,8 Milliar |
|
|---|
| Bank Sumut Hadirkan Pojok Sehat, Pensiunan Dapat Cek Gula Darah hingga Asam Urat Gratis |
|
|---|
| PT Medan Kuatkan Vonis 5 Bulan ASN Polri Kasus Pemalsuan Surat Tanah |
|
|---|
| Rico Waas Kenalkan Tradisi Melayu dan Nusantara saat Gala Dinner Rakernas APEKSI XVIII di Medan |
|
|---|
| Beraksi 7 Kali, Komplotan Begal Berpistol Dipimpin Kapten Berusia 28 Tahun, Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/JANDA-KORBAN-MALING-Dewi-seorang-janda-warga-Jalan-Bromo.jpg)