Selasa, 30 Juni 2026

Berita Medan

HUT ke-436 Kota Medan, Zulham Efendi Soroti PR Besar: Begal, Banjir hingga Kemacetan

Mulai dari maraknya aksi begal, banjir, kemacetan, hingga pelayanan publik yang dinilai masih perlu pembenahan.

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN
Rapat Paripurna Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/6/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Di balik perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan, masih tersimpan sederet pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera diselesaikan.

Mulai dari maraknya aksi begal, banjir, kemacetan, hingga pelayanan publik yang dinilai masih perlu pembenahan.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Zulham Efendi, menegaskan momentum hari jadi Kota Medan pada 1 Juli 2026 seharusnya menjadi ajang refleksi, bukan sekadar seremoni tahunan.

Menurutnya, pembangunan Kota Medan ke depan harus semakin fokus pada kebutuhan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup warga.

"Selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Ini bukan sekadar momentum merayakan usia kota, tetapi saat yang tepat untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan apa yang masih harus diperbaiki demi menghadirkan Medan yang aman, nyaman, maju, dan berkeadilan," ujar Zulham usai mengikuti Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/6/2026).

Zulham menyoroti persoalan keamanan yang hingga kini masih menjadi perhatian serius. Maraknya aksi begal, tawuran antarkelompok, geng motor, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan disebut telah menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat.

"Keamanan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah bersama aparat penegak hukum harus memperkuat langkah pencegahan, penegakan hukum, serta pembinaan generasi muda agar angka kriminalitas dan tawuran dapat ditekan," tegasnya.

Tak hanya itu, persoalan banjir dan infrastruktur juga masih menjadi keluhan utama warga di berbagai wilayah Kota Medan.

Menurutnya, perbaikan drainase, normalisasi sungai, pembangunan jalan lingkungan, hingga pemeliharaan infrastruktur harus menjadi prioritas pembangunan secara berkelanjutan.

"Setiap musim hujan masih banyak kawasan yang tergenang. Ini menunjukkan perlunya penyelesaian yang lebih komprehensif, bukan sekadar penanganan sementara," katanya.

Di sektor pelayanan publik, Zulham menilai reformasi birokrasi perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan profesional.

"Birokrasi harus menjadi pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Digitalisasi pelayanan harus benar-benar dirasakan manfaatnya," ujarnya.

Kemacetan lalu lintas juga menjadi sorotan. Pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat dinilai tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang ada.

"Kita membutuhkan penguatan transportasi publik, rekayasa lalu lintas yang efektif, serta pembangunan infrastruktur transportasi yang mampu mengurangi kemacetan di titik-titik padat Kota Medan," ungkapnya.

Selain itu, Zulham menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 00:00 WIB
Brazil
Brasil
2 - 1
Japan
Jepang
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 03:30 WIB
Germany
Jerman
1 - 1
Paraguay
Paraguay
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 08:00 WIB
Netherlands
Belanda
1 - 1
Morocco
Maroko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved