Kebakaran Pabrik
Belum Selesai Selidiki Kebakaran Pabrik Mainan, Polisi Kini Disibukkan Terbakarnya Pabrik Sepatu
Dalam bulan Juni 2026 ini sudah kali pabrik alami kebarakan di Medan. Pabrik mainan terbakar pada Sabtu (20/6) Lalu pabrik Sepatu
TRIBUN-MEDAN.com - Belum selesai proses penyelidikan kebakaran Pabrik Mainan dan plastik di Medan Johor, kini tugas baru polisi mengusut penyebab kebakaran pabrik sepatu di Sunggal.
Dalam bulan Juni 2026 ini sudah kali pabrik alami kebarakan di Medan. Pabrik mainan terbakar pada Sabtu (20/6/2026), kemudian terbaru giliran pabrik sepatu terbakar Sabtu (27/6/2026) pagi.
Kebakaran pabrik sepatu PT Yumeida di Jalan Perintis, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang baru terjadi Sabtu (27/6/2026) pagi.
Baca juga: Kemenhan Beri Santunan Rp 50 Juta Kematian Calon Manajer Kopdes, Sebut Murni Ada Penyakit Peserta
Kerja Sama dengan Tim Labfor Polda Sumut
Polrestabes Medan melakukan penyelidikan untuk menemukan sumber api kebakaran di pabrik sepatu PT Yumeida.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Riski Lubis mengatakan, pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.
Mereka akan bekerjasama dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut untuk mengidentifikasi.
"Saat ini anggota masih berada di lokasi kejadian. Kami akan menyelidiki, dan berkordinasi dengan Labfor Polda Sumut,"kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Riski Lubis, Sabtu (27/6/2026).
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah pabrik PT Yumeida, Jalan Perintis, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Baca juga: NASIB 32 Ibu Hamil Calon Manajer Kopdes Merah Putih Dipulangkan, Tak Lanjutkan Proses Rekrutmen?
Api disertai asap hitam tampak membumbung tinggi ke langit dari area pabrik bercat putih bagian luar tembok.
Kebakaran diperkirakan mulai sekitar pukul 05:00 WIB, sampai pukul 12:00 WIB, atau selama 7 jam.
Hubungan Masyarakat (Humas) PT Yumeida, Tanjil mengatakan api berasal dari gudang penyimpanan bahan baku pembuatan sepatu, sandal, dan kaus kaki.
Meski demikian, ia belum mengetahui pemicu api muncul, lalu begitu cepat membesar.
"Yang terbakar bahan-bahan kita untuk produksi, produksi kaus kaki,"kata Tanjil, Humas PT Yumeida, di lokasi, Sabtu (27/6/2026).
Tanjil menjelaskan, api mulai berkobar sejak pukul 05:00 WIB lebih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kebakaran-hebat-melanda-diduga-sebuah-pabrik-atau-gudang-sendal-di-Kilometer-12.jpg)