Berita Medan
Lindungi 8.779 Pekerja Transportasi, Rico: Pemko Medan Bayari Iuran BPJS Driver Ojol
Iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja informal tersebut dibiayai melalui APBD Kota Medan.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Gedung PKK Kota Medan, Rabu (20/5/2026).
Program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi saat bekerja di jalan raya.
Rico Waas juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris almarhum Rajali, seorang driver ojol yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Di jalanan banyak hal yang tidak bisa kita prediksi. Kita sudah hati-hati, tapi bisa saja tertabrak karena kelalaian orang lain. Karena itu, perlindungan ini penting sebagai jaring pengaman keluarga,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, program jaminan sosial ini bertujuan mencegah munculnya keluarga miskin baru ketika tulang punggung keluarga mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.
Rico Waas menjelaskan, ahli waris almarhum Rajali menerima santunan sebesar Rp232 juta. Rinciannya, santunan kematian Rp70 juta dan beasiswa pendidikan untuk dua anak hingga perguruan tinggi.
“Kalau kepala keluarga tidak terlindungi, bagaimana masa depan istri dan anak-anaknya. Inilah manfaat nyata dari program ini,” katanya.
Ia menyebutkan, iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja informal tersebut dibiayai melalui APBD Kota Medan.
Dari total 17.851 pekerja informal yang dibayarkan iurannya oleh Pemko Medan, sebanyak 8.779 orang merupakan pengemudi transportasi online.
“Ini komitmen kami agar para driver bisa mencari nafkah dengan perasaan tenang karena sudah terlindungi,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pemko Medan juga mencanangkan Gerakan Aman Berkendara.
Rico Waas mengimbau para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dengan menggunakan helm standar, memastikan spion lengkap, serta menjaga kendaraan tetap layak jalan.
Ia juga membuka ruang komunikasi bagi para driver untuk melaporkan berbagai persoalan di lapangan, termasuk praktik parkir liar dan intimidasi.
“Kita ingin pemerintah, aparat, dan pengemudi terkoneksi. Kalau ada masalah di lapangan, laporkan. Jangan dibiarkan,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakasatlantas Polrestabes Medan, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramadan, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta Ketua Umum GODAMS, Adam Zubir.
| Sespimmen Polri 2026 KKP di Kota Medan, Fokus Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Inklusif |
|
|---|
| Bangun SDM Menuju Indonesia Emas 2045, Penguatan Narasi Kebangsaan Dinilai Jadi Kunci |
|
|---|
| Sumut International Ethnic Fashion Festival 2026 Wadahi 24 Desainer dalam Pelestarian Budaya |
|
|---|
| Paul Simanjuntak Minta Satpol PP Sikat Semua Billboard Bermasalah di Medan: Jangan Tebang Pilih |
|
|---|
| Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Marelan Raya Pasar V |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas-menyerahkan-kartu.jpg)