Berita Medan
Modus Mengaku Brimob, Pelaku Diduga Hipnotis Korban Sebelum Gasak Sepeda Motor
Dari aksi penipuan ini, korban turut kehilangan satu unit sepeda motor yang dibawa kabur oleh pelaku.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
"Sadarnya pas anak saya nelfon itulah dia sudah diturunkan di dekat Asrama Haji," katanya.
Rasa terhipnotis ternyata tak hanya dirasakan oleh Erawadi, bahkan sang anak yakni Nanda yang mengantarkan pelaku turut merasakan hal serupa.
Kata Nanda, saat di perjalanan memang ia tak merasakan ada keanehan karena ia sempat bercengkrama dengan pelaku.
"Di jalan ngobrol kami, nanya-nanya lah dia kaya biasa aja," ujar Nanda.
Namun, ia merasakan sedikit keanehan karena selama di perjalanan dimana ia yang semula membawa sepeda motor, posisi tangan pelaku selalu berada di pundaknya.
"Cuma di sepanjang jalan tangannya itu di pundak saya terus," katanya.
Ketika diturunkan di kawasan Asrama Haji, ia pun mengaku tak menaruh curiga karena pikirannya sudah kosong hingga ia menunnggu di pos satpam Kwarda Pramuka Sumatra Utara.
Akhirnya, ia sadar selama kurang lebih satu jam setengah menunggu setelah diajak komunikasi oleh satpam di sana.
"Enggak sadar, bengong aja saya. Terus Satpam di situlah baru nanya saya, itu baru sadar saya. Dia bilang saya sudah kena (tipu), sepeda motor saya sudah dibawa," katanya.
Usai sadar, ia mengaku langsung meminjam telepon seluler Satpam tersebut untuk mengabari kondisinya ke orangtuanya di bengkel.
Tak lama berselang, ia akhirnya dijemput oleh salah satu karyawan bengkel ke tempat ia diturunkan oleh pelaku.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pria Berbadan Tegap Ngaku Anggota Brimob Bawa Kabur Sepeda Motor Pemilik Bengkel Mobil |
|
|---|
| Hakim Vonis Bebas Junara Warga Toba Terdakwa Kasus Penganiayaan di Medan |
|
|---|
| 4 Pencurian Besi Proyek Stadion Teladan Medan Dituntut 3 Tahun Penjara |
|
|---|
| Lantik Ketua Wartawan Pemko, Rico Waas: Cobra, Edison Ginting untuk Semua |
|
|---|
| Nova Arianto Bakal Panggil Diaspora Demi Pertahankan Gelar AFF U19 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Erawadi-pemilik-bengkel-yang-menjadi-korban-aksi-Curanmor-menunjukkan-foto.jpg)