Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Gubsu Bobby Minta ALS Fasilitasi Keluarga Korban Kecelakaan yang Ingin Jalani Tes DNA di Sumsel

Gubernur Sumut Bobby Nasution, meminta pihak bus Antar Lintas Sumatera (ALS) fasilitasi keluarga yang mau berangkat untuk identifikasi.

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
BUS ALS - Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menemui keluarga korban di Pool Bus ALS, Medan,Kamis (7/5/2026). Bobby minta pihak bus ALS fasilitasi keluarga yang hendak mengidentifikasi korban. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution, meminta pihak bus Antar Lintas Sumatera (ALS) fasilitasi keluarga yang mau berangkat untuk identifikasi tes DNA korban kecelakaan maut di Sumsel.  

Bobby Nasution mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel atas kejadian kecelakaan yang menewaskan belasan penumpang bus ALS di Kabupaten Muratara Provinsi Sumsel.

Saat ini, kata Bobby Nasution yang paling utama adalah mengidentifikasi korban kecelakaan maut tersebut.

"Ya beerapa keluarga ada yang sudah diberangkatkan oleh ALS ke Sumsel dari tadi malam hingga pagi ini juga saya sudah kordinasi dengan pak gub Sumsel yang mau identifikasi keluarganya tes DNA korban ALS akan membantu, baik biaya dan akomodasi kecelakaan dan segala fasilitasya. baik dari Medan dan dari kota lain, bahkan dari luar Sumut, ALS pastikan beri fasilitasnya," jelasnya saat meninjau lokasi Pool Bus ALS di Medan, Kamis (7/5/2026).

Bobby juga memastikan akan memberikan sanksi bagi pihak Bus ALS, apabila kecelakaan tersebut disebabkan karena kelalaian.

"Ya pasti (ada sanksi) sekarang paling utama identifikasi korban dulu. Karena kecelakaan nya dengan keendaraann mudah terbakar. Apa saja kompensasi yang bisa diterima dr ALS, dan kami juga Pemprov siap bantu semua," tuturnya.

Menurutnya, ada banyak kesalahan fatal yang sering dilakukan bus ALS tersebut. Satu diantaranya, sering mengambil penumpang di jalan.

"Makanya kami sampaikan contoh manifest dari Semrang hanya 5 penumpang, kru total ada 9 orang. tapi waktu kecelakaan total jadi 15. Makanya saat kejadian spt ini, bingung cari data keluarga yang bisa kita hubunging. hal ini pertama kali, kta minta tidak boleh terjadi," jelasnya
 Selain itu, Bobby juga akan terus meminta OPD yang berkaitan untuk mengecek kendaraan dan supirnya.

"Cek kendaraan, cek supir. Bagaimana memastikan kelayakan bisnya kalau di pesawat itu ada tes narkoba dan lain-lain yang tidak mampu scara kesehatan dipaksakan," katanya.

Untuk kesalahan, sanksi dan hal lainnya, kata Bobby pihaknya menunggu dari pihak kepolisian.

"Yang pasti korban dan hal yang lain kita tunggu dari kepolisian," jelasnya.

Diketahui, Gubsu Bobby juga sempat menemui keluarga korban di Pool Bus PT ALS di Medan. Selain itu, ia juga sempat mengobrol dengan pihak manajemen terkait kejadian kecelakaan tersebut. (Cr5/tribun-9

Sebelumnya diberitakan, 16 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan antara Bus ALS dengan truk tangki BBM di di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Dari 16 korban itu, 3 di antaranya adalah kru bus ALS.

"Informasi sementara 14 (penumpang ALS) meninggal, termasuk 3 kru (ALS), termasuk pengemudi," kata Humas PT ALS Alwi Matondang di Medan, Rabu (6/5).

Alwi mengatakan bus itu berangkat dari Semarang dengan tujuan Kota Medan. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, ada sebanyak 18 orang di dalam bus. Dari total tersebut, 14 di antaranya meninggal dunia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved