Kecelakaan Bus ALS di Muratara
Nama-nama 5 Korban Asal Sumut dalam Kecelakaan Maut Bus ALS
Alwi menjelaskan, bus ALS tersebut tengah melakukan perjalanan dari Kota Semarang, Jawa Tengah menuju Kota Medan, Sumatera Utara.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
Pada saat kejadian, ia sedang menjalankan tugas untuk melakukan loading atau pembongkaran muatan minyak di kawasan Simpang Jene, Kabupaten Musi Rawas
Perjalanan kerja yang awalnya berlangsung seperti biasa itu berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawanya.
Dalam insiden tersebut, Ariyanto dilaporkan tewas terbakar di lokasi kejadian.
Tak hanya dirinya, seorang penumpang bernama Martono juga turut menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tragis itu.
Peristiwa nahas tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar korban maupun warga sekitar.
Tangis dan kesedihan menyelimuti rumah duka setelah kabar meninggalnya Ariyanto tersebar ke kerabat dan tetangga.
Almarhum diketahui meninggalkan tiga orang anak yang kini harus kehilangan sosok ayah mereka untuk selamanya.
Dari ketiga anak tersebut, dua sudah beranjak dewasa sementara satu lainnya masih duduk di bangku sekolah dasar.
Selain tiga orang anak, istri korban Ariyanto, Usbapermi, mengaku tak bisa berkata-kata dan tak mampu menyembunyikan kesedihannya.
Pasalnya, korban Ariyanto dan Usbapermi diketahui baru saja melangsungkan pernikahan.
"Tak bisa berkata-kata saya," kata Usbapermi kepada wartawan di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.
Dia menceritakan mendapat kabar sekira pukul 15.30 WIB. Ketika mendapat kabar itu, ia langsung pergi menuju Rumah Sakit Siti Aisyah.
"Dikabari langsung diminta datang ke TKP saat di jalan, soalnya langsung ke rumah sakit," ungkapnya.
Dia menceritakan, ketika peristiwa itu terjadi, suaminya hendak pergi menuju "bongkaran", sebutan untuk tempat bongkar BBM PT Seleraya.
Sebelum kejadian itu, Usbapermi mengatakan suaminya sempat singgah ke rumah dan menanyakan apakah ia ingin menitip beli nanas.
"Tidak ada firasat. Pukul 10.00 WIB dia mampir bilang mau titip beli nanas tidak," ujarnya.
Sementara itu, anak sulung korban, Rangga, mengungkapkan komunikasi terakhir dengan korban terjadi kemarin malam melalui telepon.
"Kami teleponan seperti biasa, tanya kabar saja," ungkapnya.
Kemudian sekira pukul 15.00 WIB, ia dikabari oleh keluarganya bahwa ayahnya kecelakaan di Kabupaten Muratara dan meninggal dunia.
"Saya sedang bekerja cuci steam, dikabari keluarga kalau kecelakaan, disuruh ke rumah sakit," ujarnya.
(Cr9/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Tabrakan dengan Bus ALS
Penyebab Terbakarnya Bus ALS
bus ALS
Korban Kecelakaan Bus ALS
Nama-nama Korban Kecelakaan Bus ALS
| 5 Penumpang Asal Sumut Korban Laka Maut Bus ALS Berhasil Diidentifikasi |
|
|---|
| Kernet Bus ALS Asal Sibolga Selamat, Lompat dari Jendela saat Tabrakan dengan Truk Tangki |
|
|---|
| Nama-nama 16 Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki, Pasutri dan Anaknya Turut Tewas |
|
|---|
| PAMIT Terakhir Sopir Truk BBM ke Istri Sebelum Tewas Tabrakan dengan Bus ALS, Sempat Pulang ke Rumah |
|
|---|
| Profil dan Sejarah Bus ALS, 2 Kali Tanggal 6 Mei Selalu Ada Penumpang Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bus-ALS-tabrak-truk-tangki-dan-terbakar-di-Sumsel.jpg)