Berita Olahraga
Atlet Renang Sumut, Giony Ruben Siahaan Sabet Emas Kejurnas Akuatik 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang Sumatera Utara. Giony Ruben Dwinov Siahaan sukses mempersembahkan medali emas.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang Sumatera Utara. Giony Ruben Dwinov Siahaan sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 yang digelar di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 28 April hingga 1 Mei 2026.
Ruben tampil impresif pada hari ketiga pertandingan dengan menjadi yang tercepat di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra Kelompok Umur I (KU I). Giony sukses mencatatkan waktu tercepat yakni 55,62 detik.
Catatan waktu tersebut pun mengantarkannya naik ke podium tertinggi sekaligus mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional.
Pelatih renang Sumut, Dwi Jitrada Afridoh, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian anak asuhnya tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan hasil dari proses latihan panjang yang telah dipersiapkan secara matang.
“Ya, saya sangat bangga. Persiapan kami sudah cukup panjang dan memang targetnya ke sini. Ruben juga sudah tampil semaksimal mungkin,” ujar Dwi kepada Tribun Medan melalui seluler.
Meski berhasil meraih emas, Dwi menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dievaluasi untuk meningkatkan performa Ruben ke depan. Ia menyoroti teknik renang, kekuatan tenaga, hingga kecepatan yang masih bisa terus diasah.
“Kalau untuk evaluasi tentu masih banyak. Teknik renangnya masih perlu diperbaiki, begitu juga tenaga dan kecepatannya,” tambahnya.
Diketahui, Ruben merupakan atlet Sumut yang tampil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 lalu. Namun saat itu, ia belum berhasil meraih medali. Capaian emas di Kejurnas ini menjadi bukti perkembangan signifikan sekaligus momentum kebangkitan bagi dirinya.
Dwi pun berharap Ruben tetap konsisten berlatih dan terus meningkatkan kualitas sebagai atlet jika ingin bersaing di level yang lebih tinggi. Ia menegaskan perjalanan karier seorang atlet tidak berhenti pada satu pencapaian saja.
“Kalau Ruben masih ingin aktif sebagai atlet, latihannya harus lebih diperkuat lagi. Masih banyak yang perlu diperbaiki,” tegasnya.
Sebagai salah satu atlet unggulan Sumatera Utara, keberhasilan Ruben diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet lainnya. Dwi menekankan pentingnya membangun motivasi kolektif, bukan hanya bergantung pada satu atlet saja.
“Saya berharap raihan Ruben ini bisa menjadi motivasi bagi atlet lain. Jangan hanya bergantung pada satu orang, tapi yang lain juga harus bisa, bahkan lebih dari ini,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Marissa Citra Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IODI Medan 2026/2030 |
|
|---|
| Tamado Simon Sagala Resmi Jadi Pelatih LoL Indonesia Jelang ENC 2026 |
|
|---|
| Reza Peranginangin Finis Kelima di WPA Grand Prix Maroko 2026,Catatan Lemparan Meningkat Signifikan |
|
|---|
| Karno Knockout Series V Sukses Digelar, 60 Petinju Sumut Tampil dan Lima Atlet Dinilai Berpotensi |
|
|---|
| PBVSI Sumut Berharap Boy Arnez Perkuat Sumut di PON 2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Atlet-renang-Sumut-Giony-Ruben-Siahaan-meraih-medali-emas-pada-ajang-Kejuaraan.jpg)