Berita Olahraga
Reza Peranginangin Finis Kelima di WPA Grand Prix Maroko 2026,Catatan Lemparan Meningkat Signifikan
Atlet binaan National Paralympic Committee Sumatera Utara (NPC Sumut), Reza Peranginangin, menunjukkan perkembangan signifikan.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Atlet binaan National Paralympic Committee Sumatera Utara (NPC Sumut), Reza Peranginangin, menunjukkan perkembangan signifikan dengan finis di peringkat kelima pada ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 yang berlangsung di Maroko pada 22–25 April 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, Reza turun di kelas F-44 nomor lempar cakram dan mencatatkan lemparan sejauh 39,03 meter di nomor lempar cakram. Capaian ini menjadi peningkatan yang cukup tajam dibandingkan penampilannya pada ASEAN Para Games 2025, di mana ia membukukan lemparan 35,81 meter di partai final.
Lonjakan performa lebih dari tiga meter dalam kurun waktu beberapa bulan itu menjadi indikator kuat peningkatan kualitas teknik dan fisik Reza. Hasil ini sekaligus mempertegas konsistensinya sebagai salah satu atlet potensial Indonesia di cabang para atletik, khususnya nomor lempar cakram.
Ketua Umum NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai hasil di Maroko menjadi bagian penting dalam meningkatkan jam terbang Reza di level internasional, terutama sebagai persiapan menuju Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026.
“Kalau melihat hasilnya, Reza tampil cukup bagus. Ini memang ajang perdananya di level seperti ini dan menjadi bagian dari menambah jam terbang. Apalagi lawan yang dihadapi merupakan atlet-atlet kelas dunia, bahkan ada juara dunia yang turun,” ujar Alan kepada Tribun Medan.
Alan juga menyoroti peningkatan performa Reza yang dinilai sangat signifikan. Dari sebelumnya hanya berada di kisaran 35 meter, kini mampu menembus angka lebih dari 39 meter.
“Ini progres yang sangat baik. Dalam beberapa bulan terakhir, peningkatan yang dicapai cukup signifikan. Bahkan hasilnya lebih baik dibanding catatan sebelumnya di Thailand,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alan mengungkapkan bahwa hasil di Maroko akan dijadikan sebagai tolok ukur untuk pengembangan performa Reza ke depan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mempersiapkan program latihan yang lebih terarah guna menjaga konsistensi sekaligus meningkatkan kemampuan Reza jelang multi event terbesar di Asia tersebut.
“Setelah pertandingan, saya sudah berbicara dengan Reza agar dia semakin antusias ke depan. Hasil di Maroko ini jadi patokan, karena di level Asian Para Games saja persaingan sangat ketat untuk bisa naik podium,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu dievaluasi dan dibenahi. Alan yang juga merupakan pelatih Reza di cabang atletik Pelatnas Indonesia menyebutkan, program latihan ke depan akan difokuskan pada peningkatan teknik, kekuatan, dan konsistensi performa.
Salah satu target utama adalah mencapai puncak performa (peak performance) saat tampil di Nagoya nanti. Alan optimistis peluang untuk bersaing tetap terbuka jika persiapan dilakukan secara maksimal.
“Kita masih punya waktu untuk mempersiapkan program latihan yang lebih fokus. Harapannya, di Nagoya nanti performanya bisa lebih baik dan peluang naik podium semakin terbuka,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga mental dan optimisme dalam menghadapi persaingan di level atas, baik di Asia maupun dunia.
“Saya sampaikan ke Reza untuk tetap optimis. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita terus berjuang. Saat ini kita sudah berada di level atas, jadi harus terus mengikuti ritme persaingan di Asia hingga dunia,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Karno Knockout Series V Sukses Digelar, 60 Petinju Sumut Tampil dan Lima Atlet Dinilai Berpotensi |
|
|---|
| PBVSI Sumut Berharap Boy Arnez Perkuat Sumut di PON 2028 |
|
|---|
| Pemprov Sumut Ngebut Siapkan Venue Piala AFF U-19 2026 |
|
|---|
| KONI Medan Resmi Menerima Empat Cabor Sebagai Anggota Baru di Raker 2026 |
|
|---|
| PBVSI Sumut Gelar Pemanduan Bakat Jelang Pra-PON 2027, Diikuti 45 Atlet dari 11 Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Atlet-lempar-cakram-NPC-Sumut-Reza-Peranginangin-Ia-finis-di-peringkat-kelima.jpg)