Asahan Terkini

Viral Siswa SD di Asahan Tolak MBG karena Berbau Tidak Sedap, Kepala SPPG Minta Maaf

Viral di media sosial dan sejumlah grup whatsapp tentang tiga orang anak berpakaian putih merah khas sekolah dasar menolak makan MBG.

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MENU MBG - Menu MBG di salah satu sekolah di Desa Padang Sipirok, Aek Ledong, Kabupaten Asahan. Siswa keluhkan ikan yang disajikan didalam ompreng berbau tidak sedap 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN – Viral di media sosial dan sejumlah grup whatsapp tentang tiga orang anak berpakaian putih merah khas sekolah dasar menolak memakan menu ikan dari Makanan Bergizi Gratis (MBG) program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dari video yang dilihat tribun-medan.com pada Rabu (22/4/2026) itu, memperlihatkan tiga orang bocah yang menolak makan menu MBG sembari memegang ompreng yang berisikan menu ikan mujair.

“Bapak MBG, ikannya bau, kami gamau makan,” kata tiga orang anak dalam video viral tersebut.

Setelah di telusuri Tribun-medan.com, diketahui tiga orang siswa tersebut diduga bersekolah di salah satu sekolah dasar (SD) di Desa Padang Sipirok, Aek Ledong, Kabupaten Asahan.

Selain itu, di video lainnya, terdengar suara seorang Wanita yang mengeluhkan baunya menu MBG sembari memperlihatkan isi ompreng. Dalam video tersebut, Wanita itu menunjukan isian menu yang berisikan ikan mujair, sayur kacang Panjang, dan buah salak.

Kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Aek Ledong Timur 2, Yusril Pasaribu saat di konfirmasi tribun-medan.com melalui pesan singkat whatsapp masih belum menjawab.

Melainkan, dalam laman resmi Instagram milik SPPG Aek Ledong Timur 2 menyatakan permohonan maafnya setelah terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Saya memohon maaf kepada pihak sekolah dan penerima manfaat dari dapur kami. Dimana menu kami pada hari Senin (13/4/2026)  yaiut nila asam padeh dimana ikan nilanya masih berbau amis,” kata Yusril Pasaribu, Kepala SPPG Leidong Timur 2.

Ia mengaku, ikan yang diberikan kepada para siswa dan penerima manfaat itu bukan busuk dan tidak masak. Melainkan masih bebau amis yang kurangnya pengawasan dari SPPG.

“Ikan nila yang kami sajikan bukanlah busuk, melainkan masih berbau amis karena kurangnya control saat masak, kurang bumbu,” ujarnya.

Ia mengatakan, kedepan pihaknya akan melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas dan perketat kontrol dalam pengolahan menu sebelum didistribusukan.

(cr2/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved