Medan Terkini
Brigjen Pol Purn Raziman Tarigan Meninggal setelah Kecelakaan Naik ATV di Medan Selayang
Seorang purnawarman jenderal polisi meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang purnawirawan jenderal polisi meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Brigjen Pol (Purn) Raziman Tarigan mengalami kecelakaan saat mengendarai All-Terrain Vehicle (ATV) pada Sabtu lalu.
Berdasarkan keterangan salah satu saksi di lokasi, Joko, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana kronologi awal yang menyebabkan jenderal bintang satu tersebut mengalami kecelakaan.
Namun, ia sempat dikejutkan oleh suara benturan yang sangat keras dari arah lokasi kejadian.
"Sekitar pukul 18.15 WIB lah itu kejadiannya, kalau pastinya cemana kecelakaannya aku enggak tau. Tapi kuat kali suara dentumannya," ujar Joko saat ditemui tak jauh dari rumah duka, Rabu (22/4/2026).
Joko yang sehari-hari berjualan masker dan minyak eceran ini langsung berlari mendekati sumber suara setelah mendengar dentuman tersebut.
Setibanya di lokasi, ia melihat Raziman sudah dalam kondisi mengenaskan di mana ATV yang dikendarainya telah terguling.
Tubuh korban pun tampak terhempas ke aspal dalam posisi yang cukup memprihatinkan.
"Naik ATV dia, kalau bapak itu kondisinya telungkup di dekat ATV," katanya menambahkan.
Kerap Keluar Sore untuk Cari Angin, Korban Sempat Dievakuasi ke RS Royal Prima
Joko mengaku cukup sering berinteraksi dengan Raziman, terutama saat korban membeli bahan bakar untuk kendaraan ATV miliknya.
Menurut pengamatannya, korban memang rutin keluar dari tempat usahanya yang berada tak jauh dari lokasi kecelakaan pada sore hari.
"Memang sering bapak itu keluar sore-sore cari angin, beli gorengan. Di situ pun saya lihat gorengannya berserakan," ungkap Joko mengenang momen sebelum kejadian.
Sesaat setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar bersama para pekerja di tempat usaha milik korban langsung berupaya melakukan evakuasi.
Kondisi korban saat itu dilaporkan sudah cukup kritis sehingga pihak keluarga segera melarikan Raziman ke RS Royal Prima.
Nahas, meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa mantan petinggi kepolisian tersebut akhirnya tidak tertolong.
Pria berusia 45 tahun itu (Joko) menyebutkan bahwa suasana di sekitar lokasi langsung ramai oleh warga yang ingin membantu proses evakuasi sesaat setelah dentuman terdengar.
Hingga saat ini, pihak keluarga dan kerabat mulai mendatangi rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kondisi Mantan Wakapolda Metro Jaya Yang Kecelakaan di Medan, Kepala Belakang Keluarkan Darah
Mantan jenderal polisi berpangkat bintang satu, Brigjen Pol (Purn) Raziman Tarigan, mengalami kecelakaan lalu lintas tragis di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Kecelakaan yang menimpa pria yang pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya tersebut terjadi pada Sabtu (19/4/2026) sekira pukul 18.15 WIB.
Insiden yang dialami Raziman sempat menghebohkan warga sekitar, terutama karena suara benturan yang terdengar cukup keras dari lokasi kejadian.
Salah satu saksi mata bernama Joko menuturkan bahwa dirinya sedang bersiap menutup dagangannya saat mendengar suara dentuman yang mengejutkan tersebut.
"Kalau pastinya saya enggak tau, tapi kuat kali saya dengar suara dentuman. Saya sudah mau tutup, pas mau nyusun barang jualan saya tiba-tiba dengar suara dentuman," ujar Joko, Rabu (22/4/2026).
Saat mencoba memastikan sumber suara, Joko melihat tubuh korban sudah tergeletak di atas aspal dengan posisi telungkup.
Sementara itu, kendaraan All-Terrain Vehicle (ATV) yang dikendarai oleh korban ditemukan dalam kondisi sudah terguling di lokasi kejadian.
"Di situ saya lihat kepala belakangnya berdarah, kalau badan yang lainnya enggak nampak ada luka," ucap Joko menambahkan.
Dikebumikan di Taman Makam Pahlawan, Almarhum Tinggalkan Jejak Karier Cemerlang di Polri
Usai kejadian, pihak keluarga langsung melarikan almarhum Raziman ke RS Royal Prima guna mendapatkan pertolongan medis secara intensif.
Nahas, kondisi mantan perwira tinggi polisi ini terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia karena luka-luka yang dideritanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, jenazah Raziman disemayamkan di rumah duka yang bertempat di Aula Kolam Renang Primbana, tak jauh dari lokasi kecelakaan.
Di sekeliling rumah duka, tampak puluhan papan bunga ucapan duka cita dari berbagai pejabat tinggi kepolisian mulai memenuhi area tersebut.
Menurut informasi yang diterima, jenazah almarhum direncanakan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan SM Raja, Medan, pada hari ini.
Selama masa baktinya di kepolisian, Brigjen Pol (Purn) Raziman Tarigan dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas dan pernah menduduki berbagai posisi strategis.
Tercatat, almarhum pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya, Wadankorps Brimob, Wadan Pusdik Brimob, hingga jabatan Wakapolres Medan.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Lambang Pengadilan di Gerbang PN Medan Copot saat Demo Ratusan Massa |
|
|---|
| DPRD Medan Siapkan Potensi Sanksi Segel Pabrik Kecap Angsa, Beri Tenggat Sebulan |
|
|---|
| Peredaran Vape Narkoba Terbongkar, Polrestabes Medan Sita 1.500 Cartridge dari Tanjungbalai |
|
|---|
| Dari Tembung Sampai Pakpak Bharat, Perjuangan Orangtua Antar Anak Ikut UTBK di USU |
|
|---|
| Kejati Sumut Periksa 15 Saksi Perkara Korupsi Pengerjaan Tol Medan-Binjai Rp 1,1 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sejumlah-pelayat-memasuki-rumah-duka-almarhum-Brigjen-Pol-Purn-Raziman-11.jpg)