Berita Medan

Medan Selayang Juara Umum MTQ ke-59 Kota Medan, Para Pemenang Dapat Beasiswa Pendidikan

Posisi kedua diraih Kecamatan Medan Sunggal, disusul Kecamatan Medan Barat di peringkat ketiga.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan
Penutupan MTQ ke-59 Kota Medan. Penyerahan piala bergilir dilakukan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan kepada Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafis sebagai juara umum, Sabtu (18/4/2026) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kecamatan Medan Selayang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan tahun 2026.

Posisi kedua diraih Kecamatan Medan Sunggal, disusul Kecamatan Medan Barat di peringkat ketiga.

Penyerahan piala bergilir dilakukan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan kepada Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafis, Sabtu (18/4/2026) malam.

Momen tersebut sekaligus menjadi penanda resmi berakhirnya pelaksanaan MTQ ke-59 yang berlangsung sejak 11 hingga 18 April 2026 di Jalan Gatot Subroto.

Penutupan berlangsung meriah, ditandai dengan pemukulan bedug oleh M. Sofyan bersama unsur Forkopimda, dilanjutkan penurunan bendera MTQ.

Selanjutnya, bendera diserahkan kepada Kecamatan Medan Petisah yang akan menjadi tuan rumah MTQ ke-60 tahun 2027.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan M. Sofyan, disebutkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an.

“MTQ adalah wadah membentuk karakter generasi yang berakhlak dan berbudaya, serta sejalan dengan visi menjadikan Medan kota yang kuat dalam nilai multikultural,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi kreatif masyarakat.

“Saya melihat langsung berbagai stan, mulai dari olahan kopi, makanan khas, hingga kerajinan tangan. Ini menunjukkan potensi besar ekonomi kreatif di Kota Medan,” katanya.

Melalui momentum MTQ, masyarakat diharapkan tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kota Medan terus berupaya menjadi kota yang inklusif, maju, dan berkelanjutan dengan mengedepankan nilai keagamaan dan sosial. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang heterogen,” pungkasnya.

Selain pengumuman juara utama, panitia juga menetapkan pemenang stan terbaik dan pawai ta’aruf terbaik dalam ajang tersebut.

Sebelumnya, Kabag Kesra Setda Kota Medan, Agus Maryono dalam laporannya menyebutkan MTQ ke-59 diikuti sebanyak 692 peserta. Mereka berasal dari utusan kecamatan, Madrasah Aliyah negeri dan swasta, serta pondok pesantren se-Kota Medan.

Tak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, MTQ tahun ini juga memberi dampak ekonomi yang signifikan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved