Berita Medan
Margaret Nilai Kriminalitas Medan Tinggi, Minta Pemko Pastikan Seluruh Pos Siskamling Aktif
Margaret meminta seluruh jajaran kecamatan, lurah, hingga kepala lingkungan (kepling) segera merealisasikan instruksi tersebut.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Margaret MS, mendorong percepatan pendirian dan pengaktifan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Pos Siskamling) di seluruh wilayah Kota Medan.
Menurutnya, keberadaan pos siskamling menjadi salah satu langkah efektif untuk mencegah dan meminimalisir tindak kejahatan yang belakangan marak terjadi.
“Seharusnya ini sudah lama kita suarakan. Tapi tidak ada kata terlambat. Di setiap lingkungan harus dipastikan poskamling aktif kembali,” ujar Margaret, Jumat (17/4/2026).
Ia menyampaikan hal tersebut menyikapi instruksi Wali Kota Medan terkait pengaktifan kembali pos siskamling, menyusul kasus begal yang terjadi di kawasan Medan Marelan.
Margaret meminta seluruh jajaran kecamatan, lurah, hingga kepala lingkungan (kepling) segera merealisasikan instruksi tersebut.
“Realisasi pendirian poskamling harus dilakukan melalui kerja sama antara jajaran Pemko Medan dengan masyarakat. Dengan gotong royong dan kebersamaan, fungsi pos siskamling bisa berjalan optimal,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menilai, saat ini tingkat kriminalitas di Kota Medan masih cukup tinggi, khususnya di wilayah Medan Utara.
Ia mencontohkan kasus begal yang terjadi di Jalan Ileng, Kecamatan Medan Marelan, yang kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Situasi ekonomi yang sulit turut memicu meningkatnya kejahatan. Pelaku seolah tidak takut lagi berbuat jahat, kapan dan di mana saja,” ucapnya.
Karena itu, Margaret meminta Pemerintah Kota Medan meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan guna menjaga ketertiban masyarakat.
Ia juga mendorong pihak kecamatan dan kelurahan agar memfasilitasi kepala lingkungan dalam mendirikan pos siskamling yang selama ini terkendala.
“Dengan koordinasi dan saling mendukung, kita harapkan pos siskamling bisa segera terealisasi dan berfungsi maksimal,” katanya.
Terkait kasus begal yang menimpa seorang warga bernama Juliana di Jalan Ileng pada Rabu (15/4/2026) siang, Margaret mengaku prihatin. Saat ini korban diketahui masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Ia berharap korban segera pulih dan meminta aparat kepolisian menindak tegas pelaku.
“Kita minta pelaku ditindak sesuai hukum yang berlaku agar memberikan efek jera. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Medan
| Lama Mengidap Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong di Sunggal |
|
|---|
| Spirit Run 5K, Rico Waas Ajak Mahasiswa PKL di Pemko Medan |
|
|---|
| Embarkasi Medan Siap Berangkatkan 5.913 Jamaah Haji Sumut, Terbagi 17 Kloter |
|
|---|
| Irgi Ariyani, Mahasiswi UINSU yang Buktikan Prestasi Tak Hanya dari Ruang Kelas |
|
|---|
| Geng Motor Membabi Buta di Gaperta, Tukang Giling Bakso Kena Bacok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Medan-Margaret-MS-menilai.jpg)