Anak Bakar Rumah Orangtua

BREAKING NEWS: Durhaka, Anak di Deli Serdang Bakar Rumah Orangtua hingga Ludes Tinggal Puing

Dua rumah yang posisinya bergandengan tersebut sengaja dibakar oleh seorang pria bernama Agus, yang merupakan anak kandung korban.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
BAKAR RUMAH ORTU - Suasana dua rumah terbakar di Jalan Harapan, Dusun V, Gang Kasirin, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (18/4/2026). Rumah ini dibakar oleh Agus, membakar rumah orang tua dan kakak kandungnya. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah di Jalan Harapan, Dusun V, Gang Kasirin, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara pada Sabtu (18/4/2026).

Peristiwa ini bukan disebabkan oleh korsleting listrik atau ledakan gas seperti musibah kebakaran pada umumnya.

Dua rumah yang posisinya bergandengan tersebut sengaja dibakar oleh seorang pria bernama Agus, yang merupakan anak kandung dari pemilik rumah lansia tersebut.

Yeni, pemilik rumah yang juga merupakan adik kandung pelaku, mengungkapkan detik-detik mencekam saat api menghanguskan tempat tinggalnya dan rumah orang tuanya.

Kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WIB, saat Yeni sedang beristirahat usai melakukan aktivitas rumah tangga seperti biasa.

Tak lama berselang, ia dikejutkan dengan kobaran api yang muncul dari rumah orang tuanya yang berada tepat di sisi kiri rumahnya.

Melihat api yang mulai membesar, Yeni bersama suami dan anaknya langsung bergegas menyelamatkan diri ke luar bangunan.

"Terus bangun juga anak saya, tapi api tadi sudah meledak di dalam. Sudah hangus lah itu," kata Yani.

Pelaku Bakar Rumah karena Salah Paham terkait Mantan Istri

Begitu berhasil keluar dari rumah, Yeni melihat abang kandungnya sedang duduk santai di depan rumah yang tengah terbakar.

Tanpa menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan, Agus hanya terdiam melihat kobaran api melahap habis rumah orang tua dan adiknya sendiri.

Warga sekitar pun langsung berjibaku mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya agar kebakaran tidak merembet ke pemukiman padat penduduk lainnya.

Beberapa saat kemudian, barulah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala.

"Belum sempat datang pemadam tadi, warga lah yang bantu. Kalau enggak, ya masih masih menjalar api tadi. Mungkin bisa ke sebelah sana," ujar Yeni menambahkan.

Berdasarkan kesaksian dari para tetangga, aksi nekat Agus membakar rumah dipicu oleh salah paham yang mendalam.

Pelaku diduga mengira mantan istrinya telah menikah lagi dengan pria lain karena dinikahkan secara sepihak oleh sang ibu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved