Medan Terkini
Kapolrestabes Medan Paparkan Empat Kecamatan Rawan Kejahatan, Calvijn: Percut Paling Banyak
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan sejumlah wilayah di seputar Kota Medan masih tercatat cukup tinggi.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan sejumlah wilayah di seputar Kota Medan masih tercatat cukup tinggi terjadinya kasus kejahatan. Mulai dari kejahatan jalanan seperti begal, Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), peredaran narkotika, dan lainnya.
Dijelaskan Calvijn, sejumlah kejahatan ini masih menjadi atensi bagi Polrestabes Medan karena saling berkaitan. Katanya, dari sejumlah kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku ini pihaknya melihat bermuara dari maraknya peredaran narkoba.
"Kasus ini semua ada hubungannya terus, lingkaran setan, di mana sumbernya adalah narkoba sehingga mengakibatkan tindak pidana lainnya terjadi. Khususnya adalah kejahatan jalanan, perjudian, dan premanisme," ujar Calvijn, Selasa (14/4/2026).
Dikatakan Calvijn, dalam 100 hari terakhir sebanyak 119 kasus berhasil diungkap dengan total 184 tersangka. Dari total kasus yang diungkap, Calvijn merincikan kejahatan jalanan sebanyak 23 kasus dengan 36 tersangka, praktik perjudian 35 kasus dengan 64 tersangka.
"Kemudian, aksi premanisme sebanyak tiga kasus yang melibatkan tiga orang tersangka, dan kasus narkoba sebanyak 58 kasus dengan 81 tersangka," katanya.
Calvijn mengungkapkan, sejauh ini pihaknya telah memetakan sejumlah kecamatan yang cukup rawan terjadi kejahatan dengan melihat jenis kejahatannya. Dimana, setidaknya ada empat kecamatan yang cukup rawan terjadi aksi kejahatan jalanan, peredaran narkotika, perjudian, dan lainnya.
Untuk daerah pertama, ada Kecamatan Medan Baru yang cukup banyak terjadi aksi kasus Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), khususnya begal.
"Hasil pengungkapan kasus kita terdata paling banyak, satunya adalah di Kecamatan Medan Baru," katanya.
Kemudian, dengan kasus pencurian dengan pemberatan yang paling tinggi tingkatnya adalah di Kecamatan Medan Area. Selanjutnya, kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) tercatat paling tinggi di Kecamatan Percut Sei Tuan.
"Praktik perjudian, ini paling banyak di Kecamatan Percut Sei Tuan. Kami banyak menemukan mesin-mesin judi di kawasan Jermal. Kemudian aksi premanisme, sama, kami masih menyoroti dan mengatensi wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan, dan kasus narkoba, lagi-lagi kami masih atensi di Kecamatan Percut Sei Tuan," ungkapnya.
Melihat hasil dari pemetaan ini, Calvijn mengungkapkan jika salah satu kecamatan yang paling banyak terjadinya aksi sejumlah jenis kejahatan terjadi di Kecamatan Percut Sei Tuan. Dimana, selain menegaskan kepada jajarannya untuk semakin meningkatkan penindakan, ia juga minta kepada semua stakeholder untuk membantu Polrestabes Medan untuk antisipasi dan penanggulangan kejahatan di semua wilayah di Kota Medan.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Inspektorat Medanb Siap Evaluasi Dugaan Mark Up Lampu LED Dishub, Selisih Harga Jadi Sorotan Utama |
|
|---|
| Empat Pria Ngaku-ngaku Polisi Todongkan Senpi dan Aniaya Tukang Pangkas di Medan Timur |
|
|---|
| Preman yang Ancam Bakar Warung di Medan Sunggal karena Tak Diberi Uang Kini Sudah Ditangkap |
|
|---|
| Pemilik Warung di Sunggal Sebut Preman yang Ancam Bakar Warungnya Minta Uang Rp 250 Ribu |
|
|---|
| Pengadilan Negeri Medan Mulai Terapkan WFH Setiap Hari Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolrestabes-Medan-paparkan-pengungkapan-sejumlah-kasus-di.jpg)