Berita Medan

Jasmine Silvani Arvie, Duta GenRe Medan yang Aktif Bangun Kepedulian Remaja

Kini, Jasmine dikenal sebagai sosok yang aktif berbicara di depan umum, sesuatu yang dulu justru ia takuti.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Jasmine Silvani Arvie, Juara 3 Duta GenRe Putri Kota Medan 2025, aktif mengedukasi teman sebaya melalui berbagai kegiatan sosial dan literasi remaja di Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Di tengah tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, sosok Jasmine Silvani Arvie tampil sebagai remaja yang tak hanya berprestasi, tetapi juga aktif mengedukasi dan menginspirasi teman sebayanya.

Remaja kelahiran Medan, 24 Januari 2010 ini merupakan Juara 3 Duta GenRe Putri Kota Medan. Meski masih duduk di bangku kelas 2 SMP di SMAS Harapan Mandiri, Jasmine telah menunjukkan kepedulian besar terhadap berbagai persoalan remaja, mulai dari pergaulan, kesehatan mental, hingga keamanan di ruang digital.

Bagi Jasmine, menjadi bagian dari Duta GenRe berawal dari keinginannya untuk berkembang.

Ia terinspirasi dari kakak-kakak kelas yang dinilai mampu tampil percaya diri dan memiliki jaringan luas.

“Awalnya aku pengen bisa public speaking, punya relasi lebih banyak. Jadi aku tertarik ikut Duta GenRe,” ujarnya.

Namun, perjalanannya tidak langsung mulus. Jasmine sempat gagal di tahap seleksi kecamatan. Kegagalan itu membuatnya sempat kehilangan semangat.

Dukungan dari teman-temannya menjadi titik balik yang menguatkan langkahnya.

“Teman-teman aku aja semangat dukung aku, masa aku enggak semangat. Dari situ aku belajar untuk bangkit lagi,” katanya.

Ia pun mencoba kembali melalui jalur lain dan berhasil lolos hingga meraih prestasi di tingkat kota. Pengalaman tersebut menjadi proses penting yang membentuk kepercayaan dirinya.

Kini, Jasmine dikenal sebagai sosok yang aktif berbicara di depan umum, sesuatu yang dulu justru ia takuti.

Sebagai remaja, Jasmine memilih untuk tidak hanya fokus pada diri sendiri.

Ia aktif mengajak teman-temannya untuk terlibat dalam kegiatan positif, salah satunya melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).

Di sekolah, ia kerap mengajak teman-temannya untuk berdiskusi tentang berbagai isu yang dekat dengan kehidupan remaja.

“Ayo kita ikut PIK-R, di situ kita bisa diskusi banyak hal, termasuk kesehatan mental dan pergaulan,” ujarnya.

Tak hanya secara langsung, Jasmine juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved