Idul Fitri 2026

Pantau Malam Takbiran di Medan, Kapolri Jenderal Listyo Pastikan Arus Mudik Nasional 2026 Kondusif

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau malam takbiran se Indonesia di Kota Medan, Jumat (20/3/2026).

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
PENINGKATAN ARUS MUDIK - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kanan) didampingi Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, dan beberapa pejabat lainnya ketika diwawancarai, di pos pengamanan lebaran lapangan merdeka Medan, Jumat (20/3/2026). Kapolri menyebut terjadi peningkatan arus mudik lebaran tahun ini, namun jumlah kecelakaan menurun. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau malam takbiran se Indonesia di Kota Medan, Jumat (20/3/2026).

Ia datang bersama panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan beberapa pejabat lainnya ke pos pengamanan di lapangan merdeka Medan.

Begitu tiba, jenderal bintang empat ini langsung melakukan rapat secara daring bersama seluruh jajaran dari Polda, TNI, BMKG, Kementerian Perhubungan dan beberapa instansi lainnya posko.

Dalam paparannya, ia menyampaikan kondisi terkini arus mudik, maupun perayaan malam takbiran di Indonesia kondusif.

Sebanyak 72.000 personel gabungan dikerahkan selama menjelang, saat lebaran, maupun pascalebaran.

"Yang pertama adalah kegiatan takbir keliling yang tentunya dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia yang harus kita amankan, dan ini melibatkan pengamanan kurang lebih 72.000 lebih personel, dan juga besok akan dilaksanakan kegiatan salat Id yang juga harus dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia,"kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Medan, Jumat (20/3/2026).

Berdasarkan data dari Jasa Marga yang diterima Kapolri, puncak arus mudik di Indonesia terjadi pada tanggal 18 Maret kemarin.

Kurang lebih tercatat 270.315 kendaraan yang melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah.

Jumlah ini meningkat 4,62 persen dibandingkan dengan tahun 2025 lalu, yaitu sebanyak 258.383 kendaraan.

Sigit menyebut, jumlah ini meleset dari perkiraan, karena sebelumnya diprediksi jumlah pemudik tahun ini akan menurun.

"Jadi, tentunya ini menjadi catatan bagi kita semua bahwa awalnya dari hasil survei terjadi penurunan, namun dalam realitanya, pelaksanaannya, ternyata terjadi peningkatan,"ungkapnya.

Untuk pemudik melalui terminal, kurang lebih sebanyak 1.160.398 penumpang yang berangkat atau naik 23,8 persen dibandingkan pada saat operasi tahun 2025.

Di stasiun terdapat 1.429.364 penumpang berangkat atau naik 12,85 persen dibandingkan pada saat operasi Ketupat tahun 2025.

Lalu di bandara terdapat 1.950.045 penumpang atau naik 0,81 % dibandingkan operasi tahun 2025. 

Selanjutnya, di pelabuhan terdapat 1.744.768 penumpang yang berangkat atau naik 2,53 % dibandingkan operasi Ketupat tahun 2025. 


Jumlah Pemudik Meningkat sedangkan Jumlah Kecelakaan Turun

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved