Berita Medan
BBMKG Wilayah I Akan Pantau Proses Gerhana Bulan, Di Kota Medan Fenomena Bloodmoon Dapat Dilihat
Berdasarkan informasi yang didapat, proses geraha bulan ini diperkirakan akan tampak pada petang nanti.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Seluruh wilayah Indonesia akan mengalami fenomena gerhana bulan, pada Selasa (3/3/2026).
Berdasarkan informasi yang didapat, proses geraha bulan ini diperkirakan akan tampak pada petang nanti.
Di Kota Medan sendir, direncanakan pihak Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan berencana akan memantau jalannya gerhana.
Berdasarkan keterangan Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho, pihaknya berencana akan menggelar pemantauan pukul 18.33 WIB.
"Akan diadakan di kantor. Mungkin sekarang sudah persiapan. Dan nanti sekitar ini kan puncaknya pada jam 18.33.39 WIB," ujar Hendro.
Dalam proses pemantauan, dirinya menjelaskan sesuai dengan perkiraan nantinya gerhana di Kota Medan akan terlihat. Dirinya menjelaskan, secara visual nantinya bulan akan terlihat dengan warna kemerahan.
Selain menggunakan alat berupa teleskop, dirinya menjelaskan masyarakat juga dapat melihat secara langsung proses jalannya gerhana dengan mata telanjang. Jika tidak ada awan dan penghalang lainnya, gerhana akan dapat terlihat jelas di Kota Medan.
"Akan terlihat merah kalau tidak ada ketutupan awan atau ini meteorologi ya, debu. Jadi kelihatan ini, akan terlihat merah," katanya.
Secara ilmu astronomi, Hendro menjelaskan terjadinya gerhana bulan ini karena fenomena matahari, bumi, dan bulan itu dalam satu garis sejajar.
Matahari, bumi, bulan itu berada dalam satu garis sejajar. Dan ini hanya terjadi pada fase bulan purnama.
Secara keseluruhan, dirinya menjelaskan durasi gerhana mulai dari fase gerhana, hingga gerhana berakhir, akan memakan waktu 5 jam 41 menit 51 detik.
"Masuk gerhananya itu pukul 18.03.56 WIB. Hingga mencapai puncaknya itu pada pukul 18.33.39 WIB. Dan fenomena ini juga baru berakhir sepenuhnya itu pada pukul 21.24 WIB," katanya.
Dirinya menjelaskan, secara astronomis gerhana bulan total tidak bisa prediksi berapa tahun sekali.
Namun, peristiwa ini akan terjadi lagi pada tahun 2029. Karena bulan total, karena bulan total yang seperti ini, bulan merah ini.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
BBMKG
| Diduga Disekap Pria Berinisial DH, Wanita di Medan Ini Alami Kekerasan Brutal |
|
|---|
| Lomba Lari Antar Pemuda di Medan Belawan Ricuh, Diduga Dipicu Provokasi Tawuran |
|
|---|
| Film Pelangi di Mars Tayang Serentak, Sajikan Sci-Fi Edukatif untuk Anak Indonesia |
|
|---|
| Sempat Viral Kemas Sabu Terang-Terangan, Wanita Paruh Baya Diciduk Polisi di Persembunyian |
|
|---|
| Vietjet Luncurkan Rute Internasional Baru, Hadirkan Promo Tiket Mulai dari Rp 0 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/FENOMENA-BLOODMOON-Tim-BBMKG-wilayah-I-Medan-mempersiapkan.jpg)