Siantar Terkini
Soal Parkir Tertunggak Miliaran Rupiah, BPKPD Ajak Dishub Siantar Lapor ke Kejaksaan
Plt Kepala BPKPD Alwi Andrian Lumbangaol mengaku akan mempertimbangkan agar penagihan retribusi parkir terutang.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Alwi Andrian Lumbangaol mengaku akan mempertimbangkan agar penagihan retribusi parkir terutang dengan menggandeng Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, khususnya Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).
Sebab dalam kasus ini, ada hak negara sebesar Rp 1,2 miliar yang dilarikan oleh juru parkir ataupun koordinator wilayah parkir selama berbulan-bulan mengutip di Kota Pematangsiantar. Namun begitu, Alwi mengaku harus berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan Daniel Siregar.
"Kebetulan saya kan tahun lalu sempat jabat Plt Kadis Perhubungan sebentar. Saya juga paham kondisi ini dan kita akan terus berkoordinasi dengan OPD yang memiliki pengelolaan PAD seperti Dishub," kata Alwi saat dikonfirmasi Selasa (3/3/2026).
Alwi menyebut bahwa sejak tahun lalu ada pertimbangan untuk membawa tunggakan parkir ini ke Kejaksaan Negeri Pematangsiantar sebagai bentuk ketegasan dan taat hukum. Sehingga tidak boleh ada tindakan semena-mena dalam pengelolaan parkir.
"Karena ini tupoksinya Dishub. Jadi kita akan surati Dishub untuk bagaimana tunggakan parkir ini sama-sama dilaporkan ke Kejaksaan dalam waktu dekat," kata Alwi seraya menyebut bahwa BPKPD adalah leading sector dalam penarikan retribusi dan pajak daerah.
Belajar dari kasus ini, kata Alwi, Pemko Pematangsiantar berencana memakai pihak ketiga (swasta) untuk mengelola parkir di Kota Pematangsiantar. Sehingga ke depan tidak ada lagi aksi penggelapan retribusi parkir.
Namun demikian, kata Alwi, pemerintah lebih dulu melakukan kajian potensi pendapatan yang bisa diterima dari sektor parkir. Adapun kajian yang lama di mana target sektor parkir sebesar Rp 18 miliar dinilai terlalu ketinggian.
"Kita bakal lihat lagi hasil kajian Dishub juga seperti apa. Kalau target sebelumnya saya kira agak ketinggian. Karena capaian tertinggi pun hanya di kisaran ±Rp 8 miliaran/tahun," kata Alwi
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Polres Siantar Tingkatkan Patroli Malam, Amankan 14 Sepeda Motor Modif Knalpot Brong |
|
|---|
| Pemko Siantar masih Rumuskan Instruksi Mendagri soal Kewajiban WFH Tiap Hari Jumat |
|
|---|
| Pemko Siantar Buka Seleksi 8 Jabatan Eselon II, Pendaftaran Dibuka Sampai 9 April 2026 |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran, Dishub Siantar Sebut Peningkatan Volume Kendaraan Bertahan hingga Akhir Pekan |
|
|---|
| Pasar Horas di Siantar Rawan Jambret dan Copet, Polisi Diminta Sering Patroli Keliling |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Plt-Kepala-BPKPD-Pematangsiantar-Alwi-A-Lumbangaol-11.jpg)