Medan Terkini

Kadis SDABMBK Medan Gibson Panjaitan Pindah ke Pemprov Sumut, Anggota DPRD: Ini Alarm Serius

Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, melontarkan kritik keras atas fenomena berpindahnya pejabat struktural pemko medan.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
MUTASI KE PEMPROV - Gibson Panjaitan Plt Kadis SDABMBK Medan 'eksodus' mutasi ke Pemrov Sumut, menyusul gerbong puluhan pejabat lain yang sudah lebih dulu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, melontarkan kritik keras atas fenomena berpindahnya pejabat struktural Pemerintah Kota (Pemko) Medan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

Terbaru, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Medan, Gibson Panjaitan, yang juga menjabat Kepala Bidang Drainase dikabarkan resmi hijrah ke Pemprov Sumut

Politisi dari Partai Demokrat itu menilai, perpindahan beruntun pejabat kunci bukan lagi mutasi biasa, melainkan pola yang mengkhawatirkan dan berpotensi melemahkan stabilitas birokrasi. Saat ini, sedikitnya 10 jabatan setingkat Kepala Dinas/Kepala Badan di lingkungan Pemko Medan disebut masih kosong.

“Ini alarm serius. Ketika pejabat strategis terus meninggalkan posnya, yang dipertaruhkan bukan hanya struktur organisasi, tapi kualitas pelayanan publik,” tegas Afandi, Selasa (3/3/2026).

Ia menyoroti peran vital Dinas SDABMBK dalam penanganan banjir, perbaikan jalan, hingga pemeliharaan infrastruktur kota. Kekosongan pimpinan definitif, meski diisi Plt, dinilai tetap menyisakan problem kewenangan dan efektivitas pengambilan keputusan.

“Plt itu solusi sementara dengan kewenangan terbatas. Jika terlalu lama dibiarkan, kebijakan strategis bisa tersendat. Dampaknya langsung terasa di lapangan, banjir lambat ditangani, jalan rusak tak kunjung diperbaiki,” ujarnya.

Afandi juga mengkritisi penunjukan Kepala Bappeda Medan, Ferry Ichsan, sebagai Plt Kadis SDABMBK oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Rangkap jabatan dinilai berisiko menurunkan fokus dan kinerja dua perangkat daerah sekaligus.

“Kepala Bappeda memikul tanggung jawab besar dalam perencanaan pembangunan. Jika dirangkap memimpin dinas teknis sebesar SDABMBK, potensi overload tak terhindarkan. Publik berhak atas kinerja maksimal, bukan kompromi,” katanya.

Lebih jauh, Afandi mendesak evaluasi menyeluruh terhadap manajemen SDM aparatur di Pemko Medan, mulai dari pola mutasi, jenjang karier, hingga sistem promosi. 
Ia mengingatkan, bila arus perpindahan pejabat terus berulang, ada kemungkinan persoalan sistemik yang tak kunjung dibereskan.

“Harus ada evaluasi yang jujur dan terbuka. Apakah ada masalah iklim kerja, stagnasi karier, atau tata kelola promosi yang tak kompetitif? Jangan sampai Medan terus kehilangan pejabat potensialnya,” pungkasnya. 

Ia pun meminta agar 10 kursi jabatan strategis segera diisi pejabat definitif sesuai aturan, demi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Masyarakat tak boleh menjadi korban tarik-menarik birokrasi. Soal banjir, drainase, dan jalan rusak adalah problem harian warga. Jangan sampai karena kursi kosong, solusi ikut menguap,” pungkas Afandi.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas merespons jabatan kadis yang kosong ini hanya bisa menyampaikan sedang proses. Meknanisne manajemen talenta yang dipilih ternyata tak semudah yang diharapkan. 

"Masih proses manajemen talenta. Kita kan punya sistem baru, manajemen talenta. Kita masih pelajari tata caranya yang beda dengan tahun-tahun lalu. Teknis manajemen talenta berbeda," ujar Wali Kota Medan. 

Selama menjabat, sudah dua Kepala Dinas Kota Medan yang terlibat hukum, yakni Kadis UMK, Koperasi dan Perindag dan Kadis Perhubungan, Erwin Saleh. Sorotan tajam tertuju pada Erwin Saleh yang baru dilantik tiga bulan setelah proses seleksi terbuka malah ditetapkan sebagai tersangka korupsi Medan Fashion Festival. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved